Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Komisi B DPRD Surabaya meminta Badan Pengawas (Bawas) Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) serius menggelar rekrutmen calon Direktur Utama (Dirut) PDTS KBS.

Komisi yang membidangi perekonomian ini berharap, Dirut PDTS KBS yang baru, nantinya bisa mengelola kebun binatang kebanggaan warga Surabaya itu dengan lebih baik lagi.

Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Mazlan Mansur, mengatakan tugas utama dari Dirut PDTS KBS terpilih nanti harus mampu mengelola KBS secara profesional. Artinya sebagai lembaga konservasi, KBS dituntut untuk mampu mensejahterakan satwa yang ada di dalamnya.

“Kalau soal profit oriented itu nanti dulu. Yang penting, bagaimana tidak ada lagi satwa-satwa yang mati tidak wajar. Kemudian bagaimana kandang-kandang yang ada di KBS itu bisa lebih baik lagi. Sehingga satwa yang tinggal bisa lebih nyaman,” katanya, Senin (25/5/2015)

Politikus dari PKB ini memastikan, sepanjang tidak ada permintaan pelibatan, pihaknya tidak akan melakukan campur tangan dalam seleksi orang pertama di KBS ini.

Namun dia meminta proses seleksi harus dilakukan dengan serius tanpa ada kepentigan tertentu. Yang terpenting, Dirut PDTS KBS yang terpilih nanti mampu berkoordinasi dengan baik. “Kalaupun nanti ada yang salah di KBS, saya minta jangan hanya menyalahkan Dirut-nya. Tapi juga badan pengawasnya. Karena kebijakan di KBS itukan hasil rapat bersama antara badan pengawas dengan Dirut,” pintanya.

Sementara itu, proses rekrutmen jabatan Dirut di PDTS KBS molor. Awalnya, Bawas PDTS KBS berencana menggelar kegiatan rekrutmen pertengahan bulan ini. Sayangnya lantaran keterbatasan dana, hal itu diundur hingga akhir Mei ini.

Ketua Bawas PDTS KBS, Heri Purwanto, mengungkapkan rekrutmen baru akan diumumkan melalui media massa. Terhitung mulai 29 Mei hingga 8 Juni mendatang.

Jika sudah ada peminat, selanjutnya para pelamar ini akan menjalani seleksi di Bawas. Setelah itu, peserta akan menjalani seleksi lagi yang dilakukan konsultan independen. Hasil dari konsultan independen akan diserahkan lagi ke Bawas. “Baru setelah itu, nama-nama yang masuk ke kami akan kami serahkan ke walikota. Keputusan ada di walikota,” ujarnya.@iwan