Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JATIM RAYA

Waduh…22 legislator Probolinggo gunakan ijasah aspal 

LENSAINDONESIA.COM: Sebanyak 22 dari 45 anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur diduga menggunakan ijasah palsu saat mencalonkan diri dalam Pemilihan Legislatif 2014 lalu. Dari jumlah tersebut, lima memakai ijasah S1 aspal, 17 sisanya menggunakan ijasah kejar paket C aspal.

Jumanto, Pembina Probolinggo Coruption Watch (Pro-CW) mengetahui hal ini dari laporan warga. Ia merinci legislator yang menggunakan ijasah palsu itu berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan bahkan, dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Ini telah mencoreng dunia pendidikan dan kewibawaan lembaga DPRD. Penegak hukum harus bertindak secara tegas dan segera karena mereka sudah menciderai amanat rakyat,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (11/6/2015) tadi malam.

Ia enggan menjabarkan nama legislator yang menggunakan ijasah aspal tersebut. Namun, Jumanto mengaku awalnya Pro-CW menduga hanya ada dua yang menggunakan ijasah aspal. “Namun setelah ditelusuri ada 22 anggota dewan yang memakai ijasah palsu,” tukasnya.

Untuk memastikan dugaan penggunaan ijazah aspal tersebut, pihaknya sudah melakukan klarifikasi pada lembaga pendidikan mereka berasal agar dapat memastikan bahwa ijazah yang diajukan caleg itu asli atau palsu.

Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Malik Haramain, mengatakan akan memberikan tindakan tegas jika terdapat anggota FKB yang terbukti menggunakan ijazah aspal. Sesuai aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), bila terbukti memakai ijasah aspal ada sanksi pergantian antarwaktu (PAW). “Kita serahkan penanganan dugaan itu ke pihak kepolisian,” pungkasnya. @an/bst/LICOM