LENSAINDONESIA.COM: Ratusan warga di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, menyerbu pengobatan gratis yang digelar PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, bekerjasama dengan Kodim 0813 Bojonegoro.

Warga desa di sekitar sumur minyak tua milik Pertamina EP ini antusias mengikuti acara pengobatan gratis ini. Seperti warga dari Desa Wonocolo, Beji, Kedewan, Hargomulyo dan Kawengan. Bahkan, personil Kodim 0813 Bojonegoro menjemput warga dengan truk untuk dibawa ke lokasi pengobatan, terutama warga yang telah lanjut usia.

Perwakilan Kodim 0813 Bojonegoro Mayor Inf M Jenal Arifin mengapresiasi acara yang digagas PT Pertamina EP yang dibantu Muspika, Puskesmas Kedewan serta Polres Bojonegoro. Hadir pula beberapa dokter dari Kodim dan Polres Bojonegoro untuk membantu pemeriksaan dan pemberian obat. “Kami berterima kasih, terutama kepada Pertamina yang telah mendukung penuh acara pengobatan gratis ini,” jelas Arifin yang juga menjabat Kasdim, Rabu (17/6/2015)

Mayor Inf M Jenal Arifin juga berharap, warga bisa memanfaatkan pengobatan gratis yang digelar ini untuk kesehatan bersama. Total lebih dari 300 warga yang berobat dan usai pengobatan warga juga masih dibagi sejumlah sembako.

Sementara Camat Kedewan Moch Tarom mengucapkan rasa terima kasih kepada Pertamina EP yang telah peduli terhadap warganya. “Kami bersyukur ada kepedulian kepada warga, terutama yang berada di sekitar sumur minyak tua,” cetusnya.

Terpisah, VP HSSE Pertamina EP, Heri Budiarso, mengaku telah menjadwalkan kegiatan ini jauh-jauh hari. Namun acara pengobatan gratis baru terlaksana bersamaan setelah penandatanganan kesepakatan antara PT Pertamina EP dengan Paguyuban Penambang Sumur Tua di Bojonegoro.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pertamina ingin tumbuh bersama-sama warga dan memperhatikan kesehatan keluarga para penambang. “Kami akan terus berusaha membantu masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasi. Bahkan, bersama pemerintah desa dan Muspika akan menguruskan warga yang belum mempunyai BPJS dan mendampingi pengobatannya,” tukas Heri.@sarifa