LENSAINDONESIA.COM: Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kediri akan menggelar pasar murah di tiga kecamatan. Hal tersebut dilakukan Pemkot Kediri untuk mengantisipasi melambungnya harga Sembako di pasaran menjelang Idul fitri 2015.

Selain itu pemerintah juga mengantisipasi kebingungan masyarakat dalam bulan suci Ramadhan pada tahun ini. Tiga kecamatan yang akan melakukan pasar murah diantaranya Kecamatan Mojoroto, Kota dan Pesantren.

Kepala Disperindag Kota Kediri, Yetty Setyorini, dalam keterangannya membenarkan rencana melakukan pasar murah saat Ramadhan. “Benar pemerintah akan melakukan pasar murah pada bulan suci Ramadhan untuk tiga kecamatan yang ada di Kota Kediri mulai 22 Juni nanti,“ ungkapnya melalui Ponsel, Jumat (19/6/2015).

Yetty Setyorini juga mengatakan untuk teknisnya nanti sudah diserahkan pada Kelurahan, siapa saja yang boleh membeli pada pasar murah. “Semua sudah diatur pihak Kelurahan yang lebih tahu warga siapa saja yang membutuhkan. jangan sampai jatuh ke tangan pemborong atau tengkulak. Pihak Disperindag Kota Kediri hanya khawatir semua barang diborong kalangan berduit,” sambungnya.

Selain itu pasar murah yang diperuntukkan bagi kalangan menengah ke bawah akan diatur pihak kelurahan dengan cara menggunakan kupon. “Tim TPID juga memantau di lapangan dalam pasar murah nanti untuk menghindari aksi tengkulak menyusup dan memborong semua barang dalam pasar murah nanti,” sambung Yetty Setyorini.

Sementara itu, terkait harga dalam pasar murah nanti, semua kebutuhan Sembako akan dijual sesuai dengan harga distributor dan beda dengan harga di pasaran. Disperindag Kota Kediri mengklaim tidak akan mengambil keuntungan sepeserpun. “Makanya kami juga mengantisipasi tengkulak yang akan memborong di pasar murah dengan cara membatasi pembelian,” pungkasnya. @andik kartika