LENSAINDONESIA.COM: Aksi geng motor ini patut ditiru. Setidaknya 400 klub motor atau setara delapan ribu bikers, Minggu (21/6/2015) melakukan ikrar damai yang dipelopori oleh Polda Jatim di Taman Rekreasi Pantai Ria Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur.

Ribuan Biker tersebut datang dari kawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan (Gerbangkertosusila) itu, menyatakan satu sikap tertib berlalu lintas dan anti kekerasan di jalanan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim Kombes Pol Verdianto Iskandar Baticaca mengatakan, ikrar yang dilakukan oleh ribuan Bikers tersebut merupakan bagian dari pernyataan sikap dari anti geng motor yang akrab dengan kekerasan.

“Seperti beberapa waktu lalu yang pernah terjadi adanya kelompok geng motor yang melakukan aksi kekerasan hingga terjadinya jatuhnya korban. Para biker ini menyatakan satu sikap ikrar dari anti kekerasan,” terang Verdianto.

“Mereka datang dari daerah Gerbang Kertosusilo, dan dari banyakanya animo kelompok biker yang menyatakan sikap sebagai pelopor berlalu lintas dan mereka akan membantu polisi dengan memberikan informasi bla terjadi balap liar,” tambahnya.

Verdianto juga berjanji, akan memberikan pengawalan terhadap para biker yang akan melakukan touring ke luar kota. “Nanti dari mereka yang terdaftar, bila melakukan touring akan kita berikan pengawalan sampai ke tempat tujuan,” ungkapnya.

Perwira yang banyak menghabiskan karirnya di Brimob ini juga akan memperketat kendaraan yang dimodifikasi. “Motor yang menggunakan lampu rotator, ke depannya harus dicopot dan tidak boleh menggunakan knalpot brong,” tegas Verdianto.@rofik