LENSAINDONESIA.COM: Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menuding, pedagang pada Pesta Rakyat Jakarta (PRJ) salah alamat bila menyalahkan Wagub DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat. Eks Bupati Bangka Belitung itu menyarankan agar mereka menuntut ganti rugi pada PT Pradana Gransindo Convex yang tercatat sebagai pengelola gelaran tersebut.

Djarot, menurut Ahok, hanya memberikan dukungan terhadap panitia bukan ijin penyelenggaraan acara.

“Pak Djarot ketipu saja sama pengelolanya. Sekarang saya bilang ke Pak Djarot, Jakarta enggak bisa begitu tuh mas, terlalu baik di sini. Di Jakarta mesti banyak suudzannya karena tukang tipu dan sandiwaranya juga terlalu banyak. Termasuk penyelenggara PRJ itu,” terang Ahok di Balai Kota, Selasa (23/6/2015).

Ahok mengeluarkan pernyataan tersebut lantaran pada Selasa siang tadi sekitar 20 pedagang dan penyewa stan PRJ Senayan mendatangi Balai Kota. Mereka datang menuntut pertanggungjawaban Wagub Djarot lantaran pedagang merasa rugi selama berdagang di lokasi tersebut.

Gelaran acara itu bakal dipindahkan pada 2016 mendatang lantaran Ahok mengakui selama dua tahun hajatan itu terus merugi. pdki/ant/bj

redaktur: adrian