Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Menjelang Pilkada Serentak, DPP PDIP baru mengeluarkan sebanyak enam rekomendasi bagi calon kepala daerah yang ada di Jatim. Namun tak ada rekomendasi yang turun untuk Risma-Wisnu jelang Pilwali Surabaya 2015 nanti

Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari, menyebutkan enam daerah yang telah mendapat restu dari pimpinan DPP untuk maju dalam Pilkada Serentak nanti.

Masing-masing Kabupaten Sumenep dengan calon KH Busro Karim dengan Ahmad Fauzi, Kota Blitar calon yang diusung Samanhudi dan Santoso, Kabupaten Ponorogo dengan calon Amin dan Agus Widodo, Kabupaten Kediri pasangan Harianti dan Maskuri, Kabupaten Ngawi calon incumbent Budi Sulistyo (Kanang) serta Kabupaten Blitar pasangan Rianto dan Marhaenis. “Besok rekomendasinya saya ambil di DPP PDIP untuk mengambil sertifikat rekomendasinya,” terang Sri Untari saat ditemui di DPRD Jatim, Senin (29/6/2015).

Pihaknya menegaskan, sejumlah calon kepala daerah yang diusung PDIP sudah melalui penjaringan resmi melalui konferensi cabang khusus (Konfercabsus). “Dengan adanya rekomendasi dari DPP PDIP ini, maka semua kader harus mematuhi dan menjalankannya. Kalau tidak maka akan ada sanksi tegas dari kami,” cetus wanita yang juga Anggota Komisi C DPRD Jatim ini.

Bahkan enam calon kepala daerah yang telah diberi rekomendasi itu, saat ini sedang mengikuti Sekolah Calon Kepala Daerah di Bogor, Jawa Barat mulai 28 Juni hingga 3 Juli mendatang.

Sementara, disinggung soal rekomendasi yang tak kunjung diputuskan khususnya untuk Surabaya, Sri Untari berdalih bahwa baik DPC maupun DPD PDIP menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada DPP PDIP. “Kami di tingkat DPD saja gak bisa cawe-cawe soal rekomendasi itu. Jadi semua tergantung DPP. Memang untuk Surabaya saat Rakercabsus PDIP Surabaya rekomendasinya pasangan Risma dan Wisnu (Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana). Kita tunggu aja lah,” tukasnya.@sarifa