LENSAINDONESIA.COM: Kantor Bea Cukai Entikong mengungkap kasus penyelundupan Narkoba jenis sabu 515,38 gram dan 24.245 butir pil happy five dari seorang kurir, Win alias Er, warga Kelurahan Tambelan Sampit, Kecamatan Pontianak Timur.

Modus penyelundupan Narkoba jaringan internasional itu adalah memasukkan sabu dan pil happy five ke dalam mobil yang dibungkus dalam kotak minuman kaleng merk Malaysia. Selain memasukkan sabu dan ribuan ekstasi itu ke kotak kemasan minuman kaleng, kurir juga berusaha mengelabui petugas dengan menyembunyikan Narkoba ke dalam sarana pengangkut (mobil pelintas batas).

“Terungkapnya upaya penyelundupan Narkoba ini dilakukan saat tersangka Win akan masuk Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) Entikong pada 2 Juli 2015. Tersangka berusaha mengelabui petugas dengan memasukkan Narkoba ke dalam kemasan kardus air kaleng di dalam mobil jenis Proton Saga QKB 8559. Kini kasusnya kami serahkan ke BNN Provinsi kalimantan Barat,” terang Kepala Kantor Wilayah Dirjen Bea Cukai Kalimantan Barat, Nirmala Dwi Heryanto, Rabu (8/7/2015).

Sementara Kapolda Kalimantan Barat Brigjen (Pol) Arief Sulistyanto, menyatakan terungkapnya pengiriman Narkoba melalui PPLB Entikong, membuktikan bahwa tingkat kerawanan di perbatasan sangat tinggi. “Melalui pintu PPLB resmi saja mereka berani, apalagi melalui jalur-jalur tidak resmi,” ujarnya. @*/andiono