LENSAINDONESIA.COM : Jendral Moeldoko beberapa waktu lalu namanya dicantumkan oleh Menpora Imam Nahrawi untuk masuk kedalam Tim Transisi Kemenpora untuk membenahi sepakbola nasional.

Tawaran tersebut Moeldoko tegas menyatakan menolak untuk masuk dalam tim tersebut.

“Ya benar, saya dari awal diminta untuk masuk ke dalam tim transisi oleh tim sembilan Kemenpora, tim sembilan datang mendatangi saya, saya katakan kepada tim sembilan: tidak!. Sebab, kalau saya masuk ke Tim Transisi malah menjadi blunder,” ujarnya kepada wartawan.

Kendati PSSI sudah menang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), tanda-tanda konflik masih berkelanjutan masih tampak. Kemenpora bakal mengajukan banding. Menanggapi kondisi tersebut, Moeldoko meminta kedua belah pihak duduk bersama.

Meninggalkan ego masing-masing, menurut Moeldoko lebih penting demi menyelamatkan sepakbola nasional.

“Kalau memiliki niat sama, jangan merasa paling benar. Semuanya perlu dikonsolidasikan, sepak bola butuh konsolidasi besar, jadi sebaiknya duduk dengan baik dan diselesaikan bersama,” sambung Jendral bintang empat itu. @Kirlando Nartapela