Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JATIM RAYA

Korban kecelakaan tol Cipali asal Ponorogo dimakamkan satu liang lahat 

LENSAINDONESIA.COM: Jenazah korban lakalantas tol Cikopo-Palimanan (Cipali) yang berasal dari Ponorogo dimakamkan dalam satu liang dimakam keluarga yang berada di Dusun Niten, Desa/Kecamatan Sumoroto, Ponorogo, Minggu (26/07/2015) selepas subuh tadi pagi.

Keempat jenazah yang tiba dirumah duka menjelang subuh ini adalah H. Suhud Supriyadi, Hj Suprihatin (istri), Paramita FP (anak) dan Mirsyad P (anak) setibanya dari perjalanan dari Cirebon disemayamkan di masjid setempat untuk disholatkan. Usai disholatkan kerabat dan tetangganya keempat jenazah langsung diberangkatkan untuk dimakamkan di makam keluarga yang berada di belakang rumah orang tua mereka.

Disebutkan Muh Yusuf Supriyadi kakak kandung korban, sebelum terjadinya laka lantas di tol Cipali yang merenggut nyawa tujuh orang tersebut, almarhum Suhud sempat berpesan kepada istrinya. Pesan korban tersebut sempat juga disampaikan kepada Yusuf Supriyadi kakak iparnya yang juga kakak kandung Suhud, bila meninggal nantinya berpesan untuk dimakamkan didekat makam ibunya.

“Mah, saya besok minta untuk dimakamkan di dekat makam embok/emak,” ucap Yusuf Supriyadi kakak kandung Suhud menirukan pesan almarhumah istri Suhud kepada lensaindonesia.com, saat dijumpai di lokasi pemakaman.

Disebutkan Yusuf Supriyadi, Ia berencana akan memindahkan makam kedua orang tuanya dari pemakaman umum desa setempat ke lokasi makam keluarga tempat keluarga adiknya telah dimakamkan.

“Setelah tujuh harinya nanti, akan kita mulai membuat pagar keliling untuk makam ini, dan makam kedua orang tua kamipun akan kami pindah kesini. Dimana sebelumnya kami juga telah meminta pertimbangan dan ijin tokoh dan sesepuh desa sini,” terang Yusuf Supriyadi.

Sementara Sri Wahyuni salah satu kerabat korban saat ditemui lensaindonesia.com di lokasi pemakaman mengatakan, sebenarnya almarhum tidak berniat untuk pulang berlebaran di kampung, namun hendak menghadiri pernikahan salah satu kerabatnya yang di Solo, sekalian untuk ziarah ke makam kedua orang tuanya yang berada di Desa sumoroto, sebelum mendatangi pernikahan kerabatnya tersebut.

Baca Juga:  Ciptakan pemilu bersih, Akbar Tanjung: Sistem kepemiluan perlu dibenahi

“Sebenarnya tidak ada rencana untuk berlebaran di sini mas, tapi karena menghadiri pernikahan saudara yang di Solo, sekali jalan untuk berziarah ke makam orang tuanya, selesai itu ya melanjutkan perjalanan ke Solo,” ucap Sri Wahyuni.@arso