Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Gempa dengan kekuatan 7,2 skala richter di Mamberamo Raya, Papua, Selasa (28/7/2015) sekitar pukul 06.40 WIT atau pukul 04.40 WIB, mengakibatkan seorang warga meninggal dunia dan sejumlah bangunan rusak.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mamberamo Raya, Marthen Rumbino, mengatakan korban meninggal dunia akibat gempa diketahui bernama Naftali Kruwei (15) yang terjatuh ke dalam sungai saat terjadi gempa. “Korban terpeleset saat sedang memancing. Jenazahnya sudah berhasil ditemukan,” terangnya.

Menurut data BPBD Mamberano Raya, Papua, bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi itu antara lain rumah warga, rumah sakit, gudang dan jalan raya sepanjang 50 meter.

BPBD Mamberano Raya bersama Pemda setempat segera menangani dampak gempa bumi dengan menyebar petugas untuk melakukan pendataan serta meminta petugas medis selalu siaga.

Perlu diketahui, lokasi pusat gempa bumi yang menggoyang dataran Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, itu terjadi di 2,87 Lintang Selatan dan 138,53 Bujur Timur. Pusat gempa sekitar 75 kilometer tenggara Ibu Kota Kabupaten Mamberamo Raya dengan kedalaman 49 kilometer. @andiono