LENSAINDONESIA.COM: Ditreskrimsus Polda Jatim mengagalkan pengiriman 85 orang calon TKI ilegal yang akan diberangkatkan sebuah agen perjalanan ke Malaysia sebagai tenaga buruh kasar.

85 calon TKI ilegal itu berasal dari sejumlah daerah di Jatim. Diantaranya Jember, Madura, Sidoarjo, Malang, dan lain-lainnya. Rencananya, mereka akan diberangkatkan ke Malaysia melalui Bandara Juanda.

Direktur Reskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Nurrochman menjelaskan, terungkapnya kasus pengiriman TKI ilegal itu bermula setelah pihaknya menerima informasi adanya pengiriman calon TKI melalui Bandara Juanda. “Setelah menindak lanjuti laporan tersebut, puluhan calon TKI Ilegal tersebut akan diterbangkan ke Malaysia menggunakan pesawat Citilink dengan rute Surabaya-Batam lalu lewat jalur laut,” terangnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas Ditreskrimsus Polda Jatim terhadap korban, para calon TKI ilegal itu diberangkatkan oleh agen travel bernama CRS dengan dijanjikan akan jadi buruh kasar di Malaysia. “Setiap korban ditarik uang pemberangkatan sebesar Rp 5 juta. Uang itu dipakai untuk mengurus tiket dan paspor,” papar Kombes Pol Muhammad Nurochman.

Sayang, petugas Direskrimsus Polda Jatim  tidak berhasil menangkap pemilik agen. Padahal informasi awal, para korban akan bertemu dengan pihak agen di Bandara Juanda untuk menerima tiket dan paspor.

Kombes Pol Muhammad Nurrochman menjelaskan lebih lanjut, saat petugas Ditreskrimsus Polda Jatim datang, pihak agen sudah tidak ada di Bandara Juanda. “Petugas juga sudah cari di kantornya yang bersangkutan namun tidak ketemu. Kini pelaku masih dalam pengejaran,” pungkasnya.

Sementara para TKI ilegal yang gagal diberangkatkan ke Malaysia akhirnya dipulangkan polisi ke daerah asalnya setelah menjalani rangkaian  pemeriksaan. @rofik