LENSAINDONESIA.COM: Empat pasangan calon bupati Ponorogo resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo, Senin (27/07/2015). Masing-masing pasangan calon menyatakan siap bertarung dalam Pilkada yang akan digelar 9 Desember 2015 mendatang.

Para pasangan calon datang dikantor KPU Kabupaten Ponorogo dengan diiringi para pendukungnya sesuai dengan urutan yang telah disepakati bersama.

Misranto-Isnen Supriyono pasangan calon bupati jalur independen yang datang dengan mengendarai becak bermotor alias bentor datang sesuai jadual yang telah disepakati. Namun dalam proses pendaftaran mengalami sedikit keterlambatan karena fotokopi ijazah legalisir milik Misranto masih tertinggal di rumah.

“Memang agak lambat tapi hanya sedikit masalah teknis saja. Ijazah fotokopi legalisir ada yang terselip. Tapi dari keseluruhan berkas Pak Misranto-Isnen lengkap kok. Untuk kekurangan jumlah dukungan yang mencapai sekitar 17 ribu lembar, akan kami tambah di masa perbaikan,” ungkap Ketua Tim Pemenangan Misranto-Isnen, Mustaqim Aziz.

Usai Misranto-Isnen, pasangan cabup Sugiri Sancoko dan Sukirno datang ke kantor KPU. Pasangan cabup yang diusung Partai Demokrat, Golkar, Hanura dan PKS ini tiba tepat waktu, pukul 12.00 WIB. Poses pendaftaran Sugiri-Sukirno berlangsung sangat lancar.

“Lancar semuanya. Ada yang masih kurang lengkap tapi tadi langsung kami lengkapi dan yang belum bisa akan kami lengkapi di masa perbaikan. Buat saya yang terpenting adalah persiapan untuk pemenangan karena kami pasangan paling komplit,” kata Sugiri Sancoko yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.

Menjelang pukul 13.00 WIB, giliran jago dari Partai Gerindra, Ipong Muchlisoni bersama pasangannya Sujarno. Sempat disambut reyog oleh simpatisannya, Ipong berjalan kaki sekitar 200 meter menuju gedung KPU. Proses penerimaan calon yang diusung oleh Partai Gerindra, PAN dan Nasdem dan didukung oleh PPP ini berlangsung lancar. Hampir semua dokumen lengkap.

“Kalau soal wakil yang ternyata adalah Pak Sujarno, ini karena berbagai pertimbangan. Yang jelas Ponorogo butuh sosok pemimpin yang baru. Dan kami tinggal meneruskan langkah untuk pemenangan,” terang Ipong.

Sebagai pasangan yang datang paling buncit  adalah pasangan calon incumbent Amin dan calon wakilnya Agus Widodo. Pasangan yang diusung PKB dan PDI Perjuangan ini mendatangi kantor KPU mengendarai dokar(andong). Proses penerimaan pendaftaran keduanya pun cukup lancar.

“Tadi yang kurang cuma beberapa surat yang memang masih proses dan ada foto yang kurang. Kami siap memperbaiki. Di luar itu kami sudah siap. Tim pemenangan sudah ada, di beberapa daerah sudah siap dibentuk juga dan tinggal melangkah lebih mantap lagi,” ujar Amin.

Sementarai itu ditemui usai penerimaan pendaftaran semua pasangan cabup, Ketua KPU Kabupaten Ponorogo Ikhwanudin Alfianto kepada lensaindonesia.com menyatakan, “untuk pasangan perseorangan memang masih kurang dukungan yang memenuhi syarat. Tapi mereka siap  untuk memenuhinya. Sedangkan untuk ketiga pasangan yang diusung parpol telah memenuhi syarat pencalonan, terutama dari sisi jumlah kursi dari koalisi parpol pengusung,” ucap Ikhwanudin.

Untuk melengkapi kekurangan persyaratan, bagi pasangan calon masih mempunyai kesempatan untuk melakukan perbaikan berkas yang dijadwalkan pada 4 sampai 7 Agustus mendatang.

Semua pasangan calon telah memenuhi jumlah minimal kursi dungangan dari partai pengusung yaitu 9 kursi. PasanganSugiri Sancoko-Sukirno mengantongi 19 kursi, pasangan Ipong Muchlissoni-Sujarno 13 kursi dan pasangan Amin-Agus Widodo 12 kursi.

“Semua sudah memenuhi batas minimal 9 kursi. Jadi semua bisa mendaftar dan 44 dari 45 kursi DPRD sudah terpakai. Untuk rekomendasi dari parpol pengusung juga sudah lengkap,” ujar Ikhwanudin.

Proses berikutnya adalah pemeriksaan kesehatan yang akan dilaksanakan Selasa (28/07/2015) besok dan tes tulis psikotes di hari berikutnya. Proses ini bisa dilakukan karena sudah tidak mungkin ada penambahan calon karena dari jalur perseorangan hanya Misranto-Isnen yang sudah mengajukan dukungan. Sedangkan jalur parpol sudah seluruh partai saling berkoalisi dan kursinya habis dibagi.@arso