Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
EKONOMI & BISNIS

Sapi potong di Jatim melimpah, DPRD minta pedagang tak mainkan harga 

LENSAINDONESIA.COM: Kelangkaan sapi potong yang berimbas pada kenaikan harga daging di tiga provinsi, yakni DKI Jakarta, Banten dan Jabar dikhawatirkan bakal merembet ke Jawa Timur. Guna mengantisipasi hal itu, Komisi B DPRD Jatim minta Pemprov Jatim lewat Dinas Peternakan (Disnak) memastikan ketersediaan yang cukup baik populasi sapi maupun stok dagingnya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim Ka’bil Mubarok mengatakan, langkah cepat sangat diperlukan dalam mengatasi masalah itu agar tidak dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggungjawab. Terlebih populasi sapi potong di Jatim hingga saat ini juga melimpah, bahkan terus bertambah.

“Populasi sapi di Jatim tahun 2015 tercatat sebesar 4.125.000 ekor sapi dan bulan Agustus ini polpulasinya naik mencapai 125 ribu ekor, jadi total saat ini sebanyak 4.250.000 ekor sapi. Sedangkan kebutuhan daging di Jatim 310.000 ton telah tercukupi setiap tahunnya. Karena itu daging di Jatim sangat aman dan berlebih,” ungkap Ka’bil di DPRD Jatim, Senin (10/08/2015).

Sementara untuk langkah antisipasi, ia meminta Disnak segera turun dan mengecek harga di pasaran agar tak ada asosiasi pedagang sapi yang mencoba melakukan permainan harga daging. Disnak, lanjut Ka’bil, harus mendata dengan pasti jumlah populasi sapi itu ada dimana saja baik di petani maupun di pedagang.

“Tentunya kita juga tak menutup mata jika ada keluhan dari asosiasi pedagang, sampaikan kepada kami apa yang dikeluhkan. Tapi para pedagang juga harus fair melihat kuota sapi di Jatim yang memang aman ini. Jadi kami harap janganlah ada gejolak seperti itu,” papar politisi asal Fraksi PKB ini.

Selain itu, pihaknya juga menuding bahwa permainan harga daging ini sengaja dilakukan oleh para pedagang maupun importir nakal. Terlebih menjelang Hari Raya Idul Adha dimana kebutuhan daging meningkat tajam.

Baca Juga:  Polrestabes Surabaya tangkap pencuri yang pura-pura jadi tukang servis AC

Terpisah, Gubernur Jatim Soekarwo juga mengimbau kepada masyarakat di Jatim agar tidak perlu panik dengan harga daging sapi di Jatim. Pasalnya harga daging di Jatim masih normal dikisaran Rp 99.800 perkilogram serta stok sapi di Jatim saat ini masih mencukupi.

“Jatim masih aman, tapi kalau mogok ya silakan nanti kami (pemerintah) pasti akan mengambil langkah. Kalau perlu ya kami akan menyembelih sendiri,” tegas pria yang akrab disapa Pakde Karwo.@sarifa