LENSAINDONESIA.COM: DPW PAN Jawa Timur memastikan surat rekomendasi untuk pencalonan Dhimam Abror Djuraid sebagai calon Walikota Surabaya sah, meski dalam pelaksanaannya Abror harus rela menjadi Calon Wakil Walikota mendampingi Calon Walikota yang di usungt Partai Demokrat, Rasiyo.

Wakil Ketua DPW PAN Jatim Suli Daim mengatakan rekomendasi untuk Pilkada Serentak langsung dikeluarkan langsung oleh DPP PAN.

Terkait berkas rekomendasi yang disebut tidak asli karena menggunakan scan, lanjut Suli, itu hanya persoalan teknis saja. Terlebih saat yang bersamaan PAN juga sedang konsentrasi dengan pelaksanaan Muswil IV PAN Jatim di Kediri.

“Itu mungkin faktor teknis saja, kalau surat yang sekarang hasil scanner ya kan bisa segera saja yang asli dipenuhi. Intinya rekom PAN di Pilwali Surabaya sudah final dan itu yang mengeluarkan langsung DPP PAN,” sebut Suli Daim saat ditemui di Kantor DPW PAN Jatim, Rabu (12/8/2015).

Menurutnya, selama surat rekomendasi tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekjen DPP PAN, maka rekom telah sah. Pihaknya juga berkomitmen bahwa siapapun yang telah direkom oleh partainya pasti akan dibantu untuk upaya memenangkan calon yang direkom tersebut.

“Tak perlu ragu lagi, rekom itu sudah sah dan final. PAN mendukung dan mengusung pasangan Rasiyo dan Dhimam Abror untuk Pilwali Surabaya. Tak ada calon lainnya yang didukung PAN,”pungkas pria yang juga Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim ini.

Seperti diberitakan, berkas calon Wakil Walikota Surabaya Dhimam Abror Djuraid yang digunakan untuk mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (11/08/2015) diduga tidak sesuai dengan persyaratan.

Ini karena, rekomendasi dari DPP PAN untuk Dhimam Abror ternyata hanya berbentuk gambar scan yang dikirim lewat e-mail. Gambar scan-nan tersebut lalu diprint dan digunakan sebagai kelengkapan mendaftar sebagai calon wakil Walikota berpasangan dengan Calon Walikota asal Partai Demokrat Rasiyo.

Terkait masalah ini, Ketua Panwaslu Kota Surabaya, Wahyu Hariadi mengatakan, sesuai dengan regulasi, seharusnya rekomendasi parpol berbentuk surat asli dengan tanda tangan Ketua dan Sekretaris DPP dengan stempel basah.@sarifa