LENSAINDONESIA.COM: Satreskrim Polres Ponorogo dan Opsnal Polrestabes Surabaya berhasil membekuk empat orang pelaku pencurian spsesialis rumah kosong di salah satu hotel di Madiun.

Komplotan pencuri lintas kota tersebut adalah RP (29) warga perum bumi citra fajar blok A surabaya, YP (26) warga Desa Tunggorono, Kecamatan/Kabupaten Jombang, SKD (43) warga Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya dan RS (23) warga Jalan Bagong Ginayan Gg I No 1 Surabaya.

Keempatnya juga merupakan tersangka pembobol rumah milik Dedy Tri Cahyono (44) warga Perum Kertosari Estate Blok A No 34, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (29/08/2015) kemarin.

Polisi terpaksa menghadiahi pelaku dengan timah panas lantaran saat penangkapan, mereka berusaha lari dan melawan petugas.

Guna proses penyidikan dua tersangka ditahan di Polres Ponorogo, sementara SKD ditahan di Polres Bojonegoro, dan RS ditahan di Mapolres Madiun, lantaran komplotan tersebut telah melakukan tindak kejahatan di Ponorogo, Madiun dan Bojonegoro.

“Petugas berhasil mengamankan pelaku khusus pemain rumah kosong. Modus yang mereka gunakan adalah mencari rumah kosong yang akan dijadikan sasaran, setelah mereka yakin, baru mereka ‘main’. Pelaku juga melakukan aksinya di tiga lokasi yaitu di Bojonegoro, Madiun, dan Ponorogo,” ungkap Kapolres Ponorogo, AKBP Ricky Purnama saat gelar perkara di halaman Mapolres Ponorogo, Selasa(01/09/2015).

Kapolres Ponorogo mengatakan, dalam kasus pencurian di rumah milik Dedi Tri Cahyono, pelaku berhasil mengambil barang berupa uang tunai Rp 2 juta, sebuah camera digital, sertifikat rumah, buku rekening bank, ijazah serta serta surat-surat berharga lainya, hingga diperkirakan korban menderita kerugian materi sejumlah Rp 6 juta.

“Saya tingal mengantar anak sekolah, sebenarnya tidak lama, setelah pulang saya lihat pintu rumah sudah tidak terkunci, dan setelah saya cek kedalam beberapa barang milik saya baynyak yang hilang,” ucap Dedi Tri Cahyanto di Mapolres Ponorogo .

Dalam melancarkan aksinya pelaku yang selalu berkomplot dengan mengunakan mobil rental ini dijerat dengan pasal 363 ayat(1) huruf $e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.@arso