Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Para pendiri Partai Demokrat (PD) berkumpul di Gedung Graha Pratama Jl. MT Haryono, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2015). Para elite Demokrat ini  memperingati HUT partai berlambang mercy warna biru yang genap berusia 14 tahun, tepatnya 10 September 2015.

“Kami para pendiri berkumpul untuk merayakannya secara sederhana, atau tumpengan dan memanjatkan doa bagi para pendiri yang mendahului kita,” kata Penggagas dan Pendiri Utama Partai Demokrat Vence Marthin Rumangkang kepada LICOM, Kamis (10/9/2015).

Vence mengisahkan ihwal kelahiran PD, 14 tahun lalu, di kantor Gedung Graha Pratama tersebut. Di gedung ini, kata dia, para pendiri sering berkumpul diwarnait suka dan duka untuk menggagas berdirinya Partai Demokrat.

“Saat ini, kami berkumpul kembali untuk memanjatkan doa bagi para pendiri yang sudah mendahului kita,” kata Vence.

Di antara para pendiri yang tiada itu, Drs Achmad Yanni Wahid, Prof Dr Rusli Ramli MS, Rayner F Kodoatie SH, Makmun. Juga para pendiri pertama di daerah seperti Yusuf Pardamaian (pendiri dan Ketua DPD PD Sumut), Drs Sofyan (pendiri PD Jambi), Syamsul (pendiri PD Palu), Drs Anwar (pendiri PD NTB), Ibrahim Barsyah (pendiri PD Maluku Utara), Drs Fachruddin Massarampa (pendiri PD Sulawesi Tenggara), dan Suardi (Pendiri PD Sumatera Barat/padang).

Sebagai ungkapan terimakasih kepada para pendiri, mereka yang berkumpul itu memanjatkan doa bersama dipimpin Ustadz Aboe Bakar

Acara dilanjutkan nonton bareng video dokumentasi sejarah berdirinya PD. Vence dan parapendiri yang lain berharap, agar para kader PD mampu menjaga cita-cita para pendiri dan kembali pada jati diri awal yang diletakkan para pendiri dengan ideologi partai, yakni Humanisme-Nasionalisme-Religius. “Bukan Korupsi-Kolusi-Nepotisme,” kata Vence.

Para pendiri PD yag hadir itu, selain Vence, ada Prof Dr Irzan Tanjung, Prof DR Achmad Mubarok, MA, Roy Marten, Etty Manduapessy, Boy Saul, Marzuki Ali, Max Sopacua, Donald Pokatong, Imen Saragih dan Edwin Tanjung. Sementara itu, Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono tidak tampak di antara para pendiri itu. @oddy