Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
EKONOMI & BISNIS

Pemerintah diminta perankan Bulog sebagai Lembaga Pangan Nasional 

LENSAINDONESIA.COM: Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mendesak pemerintah (Kementerian Pertanian) dan DPR untuk memperluas peran dan fungsi Badan Urusan Logistik (Bulog) sebagai lembaga pangan nasional.

Adanya perluasan dan penguatan peran Bulog, diharapkan mampu menstabilkan harga barang pokok dan pangan strategis.

Demikian disampaikan oleh Ketua BPP HIPMI Bidang Organisasi, Anggawira, Jakarta, Rabu (16/09/2015).

Pengusaha muda ini menjelaskan, peran Bulog pada saat ini masih sangat terbatas lantaran posisi Bulog sebagai Perum membatasi langkah-langkahnya untuk melalukan proteksi terhadap komoditas strategis.

“Pemerintah senantiasa menjaga ketahanan pangan setiap rumah tangga salah satunya melalui komoditas beras terutama untuk rumah tangga miskin. Dari sisi ketersediaan, pemerintah harus memberikan jaminan harga dan pasar bagi hasil produksi petani melalui penyerapan Bulog sebagai lembaga pangan di Indonesia,” terang Anggawira.

Dia pun menegaskan, pemerintah perlu memperkuat ketersediaan pangan dalam negeri namun secara cepat, dan Bulog harus mampu merespon kondisi yang ada sehingga masyarakat tidak menjadi korban dari fluktuasi harga.

“Pangan diamanatkan bahwa pemerintah bersama masyarakat bertanggungjawab untuk mewujudkan ketahanan pangan. Hal ini dapat diartikan bahwa ketahanan pangan tidaklah sepenuhnya diserahkan pada mekanisme pasar seperti yang dilakukan oleh sebagian negara maju dan liberal. Maka dari itu Bulog harus bisa mengawal ketersediaan pangan nasional sekarang,” jelas Angga yang juga sebagai Sekjen Dewan Tani Indonesia (DTI).@yuanto