Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.   
HEADLINE UTAMA

Gara-gara Fadli Zon, anggota DPR Gerindra dilarang ke luar negeri? 

LENSAINDONESIA.COM: Diduga gara-gara Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menghadiri kampanye bakal calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump usai mengikuti sidang The 4th World Conference of Speakers Inter Parliamentary Union (IPU) di New York, Amerika Serikat 2 September 2015 lalu, saat ini Fraksi Partai Gerindra mengeluarkan perintah bagi kadernya di DPR untuk tidak melakukan kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri.

Hal tersebut seperti yang tertulis dalam surat resmi Fraksi Partai Gerindra A.515/F.P-GERINDRA/DPR-RI/IX/2015 yang ditandatangani Ketua Fraksi Gerindra Ahmad Muzani dan Sekretaris Fraksi Gerindra Fary Djemi Francis, tertanggal 8 September 2015.

Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Desmond J Mahesa membenarkannya surat tersebut. Dia tidak membantah sedikit pun.

“Iya itu benar. Itu penangguhan, bukan larangan. Itu memang sudah dari dulu sikap Gerindra. Kita sangat selektif akan hal tersebut,” ujar Desmond seperti dikutip liputan6 Rabu (16/9/2015).

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon dari Fraksi Gerindra melakukan kunjungan kerja ke luar negeri dalam rangka mengikuti sidang The 4th World Conference of Speakers Inter Parliamentary Union (IPU) di New York, Amerika Serikat.

Namun, di luar agenda tersebut, Fadli bersama Ketua DPR Setya Novanto bertemu dan menghadiri konfrensi pers bakal calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump di hadapan pendukungnya.

Kehadiran keduanya di acara Donald Trump pun menuai polemik di Tanah Air, bahkan keduanya kini sedang diproses oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR atas dugaan pelanggaran kode etik dewan.@LI-13

Baca Juga:  Seleksi pemain, Tira Kabo Kartini siap bersaing di kompetisi sepakbola wanita PSSI