Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JATIM RAYA

Sidang perdana gugatan ijazah palsu Cabup Kediri ditunda 

LENSAINDONESIA.COM: Sidang perdana gugatan ijasah palsu milik dua pasangan calon bupati Kediri digelar hari ini di Pengadilan Negeri setempat, Kamis (17/09/2015).

Choirul Anam yang selaku penggugat mengaku bahwa dirinya sudah siap akan segala resiko yang diterima.

“Saya siap semuanya dalam gugatan yang diajukan tersebut. Biarpun perorangan,” tandas warga Kunjang, Kabupaten Kediri ini sebelum sidang.

Dirinya juga mengaku sudah mengeluarkan jaminan gugatan ke PN Kabupaten Kediri sebesar Rp 2.100.000.

Ketua Hakim PN Kabupaten Kediri, Kurnia mengatakan, bahwa dalam perkara ini pihak yang menjadi tergugat diantaranya pasangan Cabup dan cawabup Kabupaten Kediri Haryanti-Masykuri (Harmas), Cabup Ari Purnomo, KPUD, Panwaslu dan Universitas Brawijaya.

Sayangnya sidang ditunda hingga 1 September 2015 karena ada dua tergugat yaitu pihak KPUD Kabupaten Kediri dan juga Universitas Brawijaya Malang tidak hadir.

“Sidang ditunda karena dua tergugat tidak hadir,” ungkapnya.

Sementara itu, Cabup Ari Ari Purnomo menyampaikan pihaknya tidak memakai penasehat hukum dalam menghadapi gugatan ini. “Tidak perlu kuasa hukum. Saya ingin membuktikan ijazah saya dari Universitas Brewijaya ini asli. Karena sejak 2001 saya memegang ijasah tersebut,” ujarnya.

Ari menyatakan dirinya tidak akan menggugat balik Chirul Anam bila tuduhan penggugat tidak terbukti. “Nggak lah, buang-buang waktu saja. Banyak urusan yang lebih penting ” ujarnya.

Untuk diketahui Choirul anam Warga Kunjang Kabupaten Kediri menggugat adanya dugaan ijasah yang dikeluarkan oleh Uneversitas Brawijaya Malang . untuk maju pilbup 2015. ini.@andik kartika