Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menuntut Pemerintah Arab Saudi untuk melakukan investigasi jatuhnya crane di Masjidil Hara,  Mekkah yang menimpa jamaah haji, khususnya dari Indonesia.

Gus Ipul (sapaan Wagub) juga meminta hasil investigasi bisa disampaikan kepada keluarga korban.

“Keluarga harus tahu hasil investigasinya dari pemerintah resmi, jadi tidak menimbulkan kabar simpang siur,” ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Jumat (18/9/2015).

Menurut dia, sangat penting hasil investigasi diketahui keluarga korban karena secara tidak langsung juga ikut menenangkan dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, pihaknya juga minta Pemerintah Arab Saudi menjadikan musibah ini sebagai evaluasi agar penyelenggaraan ibadah haji yang melibatkan jutaan masyarakat muslim seluruh dunia bisa lebih baik.

“Banyak hikmah dari kejadian ini. Memang pembangunan di Masjidil Haram sangat bagus, tapi harus menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tak terulang,” ucapnya.

Secara umum, kata dia, penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lancar, meski masih ditemukan sejumlah keluhan, seperti mogoknya bus pengantar jamaah, khususnya dari Indonesia.

“Bus-bus harus yang layak, sebab kasihan jamaah yang busnya mogok. Apalagi di sana cuacanya sangat panas sehingga berpengaruh terhadap kesehatan para jamaah yang tidak biasa dengan keadaan di sana,” katanya.

Mantan menteri pembangunan daerah tertinggal itu juga berharap tidak adanya lagi antre toilet di Arafah. “Sebelum-sebelumnya keterbatasan toilet menjadi keluhan jamaah. Semoga saat wukuf nanti berjalan lancar dan tak ada kendala bersifat nonteknis,” imbuh Gus Ipul.@sarifa