LENSAINDONESIA.COM: Jatim Fair 2015 yang kembali digelar Pemprov Jawa Timur, diklaim mampu menggerakkan perekonomian karena menampilkan berbagai potensi produk unggulan daerah yang berorientasi ekspor dari berbagai kabupaten/kota.

Hal itu diuatarakan Gubernur Jatim Soekarwo dengan menyebut dari data transaksi dan pengunjung terus meningkat dari tahun ke tahun. “Jatim Fair diharapkan menjadi icon kebanggaan Jatim sebagai agenda pameran rutin para pelaku usaha, pemerintahan dan masyarakat Jatim di wilayah Indonesia Timur. Even tahunan ini digelar untuk menarik para buyers, traders juga investor. Ini upaya kami memperluas jaringan pasar nasional maupun global,” ujarnya saat pembukaan Jatim Fair 2015 di Convex Grand City Mall Surabaya, Kamis (8/10/2015).

Menurut Gubernur Soekarwo, Jatim Fair juga sebagai sarana yang tepat untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk terbaru kepada masyarakat, serta memotivasi promosi dan meningkatkan transaksi dagang selama dan sesudah pameran. Selain itu, Jatim Fair sebagai sarana tolak ukur kekuatan daya saing produk yang dipamerkan.

Jika tahun 2014, pameran Jatim Fair mendapatkan transaksi sebesar Rp 52 miliar dengan pengunjung 198.607 orang. Ditargetkan tahun 2015 ini, Jatim Fair mampu dikunjungi sebanyak 200 ribu orang dan tentunya dengan peningkatan nilai transaksi.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution yang juga hadir dalam acara pembukaan Jatim Fair 2015, menyebut kemajuan Jatim tergantung pada kepemimpinan gubernur. “Dan Jawa Timur ini mampu menggerakkan perekonomian nasional khususnya kawasan Indonesia Timur,” cetusnya singkat.

Jatim Fair 2015 digelar selama 11 hari pada 8-18 Oktober 2015, sebagai rangkaian kegiatan Hari Jadi Provinsi Jatim ke-70 Tahun 2015. Untuk jam buka pameran setiap hari pukul 11.00 hingga 22.00 WIB.

Sebagai Pameran Multi Produk terbesar di Indonesia Timur, Jatim Fair 2015 digelar di area open space, exhibition hall dan convention hall Grand City Convex Surabaya. @sarifa