LENSAINDONESIA.COM: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengaskan bahwa dualisme klub Persebaya Surabaya telah selesai.

Menurutnya, polemik dobel kepengurusan klub kebanggan Arek Suroboyo itu selesai setelah Kementerian Hukum dan HAM memberikan hak paten kepada pihak Persebaya 1927.

Pemberian hak paten atas merek dan logo membuat pihak lain tidak boleh menggunakan logo dan nama Persebaya tanpa seizin PT Persebaya Indonesia selaku pemilik sah sesuai keputusan Kemenkumham.

Soal masih adanya Persebaya 1927 dan Bonek FC, dan kemungkinan islah, Imam meminta klub-klub internal untuk bersatu.

“Saya berharap klub-klub yang ada di bawah Persebaya untuk bersatu. Ada 30 klub yang 20 ikut siapa yang 10 ikut siapa, saya kira kalau di internal rukun maka akan selesai,” ujar Imam Nahrawi, Jumat (09/10/2015).

Ia juga menyarankan agar tidak ada permasalahan yang dibawa ke ranah hukum. Karena jika masih ada pihak yang tergugat dan penggugat maka yang kalah tidak akan pernah berhenti melakukan banding.@LI-13