LENSAINDONESIA.COM: Pembangunan jembatan dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sepanjang 5 meter dan lebar 4 meter yang menghubungkan Desa Bakung dengan Desa Caruban, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro telah memasuki masa pemasangan pagar dan pemavingan jalan sisi timur.

Selain itu, di sisi barat jembatan juga dipasangan berlandasan cor yang nantinya berfungsi sebagai lintasan kendaraan bermotor, kolong dari jembatan itu juga sebagai saluran tumpahan air di saat musim penghujan.

Sabtu (17/10/2015) nampak sekitar 40 orang dari jajaran Kodim 0813 Bojonegoro dibantu polisi, warga dan komponen terkait lainnya melaksanakan gotong royong.

Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Kav Donova Pri Pamungkas mengatakan, gotong-royong pembangunan jembatan ini dilakukan, setelah tiga hari sebelumnya telah merampungkan pengecoran di sisi utara dan selatan dari bahu jembatan.

Selama pengerjaan, untuk sementara kendaraan bermotor roda dua maupun lebih dibuatkan jalan darurat di sisi selatan jembatan yang dibangun.

“Pengerjaan fisik jembatan harus dipercepat mengingat musim penghujan sudah mulai datang,” ujarnya.

Tahapan pengerjaan jembatan ini, lanjut Donova, juga dibantu dari puluhan mahasiswa berbagai perguruan tinggi yang datang dari luar Desa Bakung. Mereka antusias dan tidak malu bergumul dengan adukan semen dan bertebarnya debu dari cetakan bahu jalan paving menuju jembatan.

Kata dia, untuk anggaran pembangunan jembatan diperoleh dari APBD Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU). “Ini bentuk kebersamaan serta kemanunggalan TNI dengan semuanya,” pungkasnya.@sukma sonata