LENSAINDONESIA.COM: Akibat 30 hari berturut-turut mangkir kerja, Bripda Yayan Widiyanto, anggota polisi dari Polres Majalengka dikenai pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), karena dianggap melanggar kode etik profesi.

Prosesi upacara PTDH ini dipimpin langsung Kapolres Majalengka AKBP Yudhi Sulistianto Wahid dengan dihadiri seluruh personel Polres Majalengka dan jajaran.

Menurut AKBP Yudhi Sulistianto Wahid, pelanggaran yang dilakukan anggota polisi bermasalah itu adalah dengan meninggalkan tugas tanpa ijin dari atasan selama lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut. “Anggota yang dipecat tersebut sudah melalui proses dan prosedur hukum yang dilaksanakan Sidang Komisi Kode Etik Polres Majalengka, dengan menjalani tiga kali persidangan,” ucapnya di halaman Polres Majalengka, Selasa (27/10/2015).

Kapolres Majalengka ini juga berpesan bahwa momen upacara PTDH yang diikuti seluruh anggota polisi itu bisa sekaligus menjadi pembelajaran bagi anggota lainnya untuk menjaga etika dan norma dalam menjalankan tugas, sesuai sumpah jabatan saat masuk korps Polri.

“Yang berprestasi pasti kami beri reward dan yang bersalah pasti ada sanksi. Saya minta seluruh perwira untuk meningkatkan pengawasan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya terhadap anggotanya, sehingga sidang PTDH tidak perlu diadakan lagi di kemudian hari,” tegasnya. @*/andiono