LENSAINDONESIA.COM: Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menerima 46 berkas perkara pembakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap di sejumlah wilayah, dari penyidik Mabes Polri. Namun hingga saat ini belum ada satu pun perkara yang dilimpahkan ke pengadilan.

Direktur Tindak Pidana Umum Lainnya (Dir TPUL) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kejagung, Syarifudin menjelaskan dari puluhan berkas kasus pembakaran hutan itu sudah ada yang P-21. Sebagian masih dalam penelitian. “Ada juga yang baru diterima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan,” ujarnya, Kamis (29/10/2015).

Syarifudin menyebut Kejagung telah menyiapkan jaksa-jaksa terbaiknya untuk meneliti dan menuntut para tersangka pembakaran hutan. Sesegera mungkin berkas perkara itu akan dilimpahkan ke pengadilan. “Kejaksaan sudah mempersiapkan jaksa-jaksa yang terbaik untuk meneliti berkas dan menuntut para tersangka sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku,” sambungnya.

Sejauh ini, berkas pembakaran hutan yang diterima Kejagung terdiri dari kasus kebakaran hutan yang menyebabkan kabut asap terjadi di Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat. @*/andiono