LENSAINDONESIA.COM: Unit Reskrim Polsek Tandes, Jumat (30/10/2015) pagi, membekuk Imron suami Nur Laili, salah satu pelaku pembacokan terhadap Arifin di Jl Manukan, Rabu (28/10/2015) lalu. Tersangka dibekuk di kampung halamannya di Bangkalan Madura. Namun keponakannya yang ikut membantu menyerang korban, hingga saat ini masih buron.

Kanit Reskrim Polsek Tandes AKP Bambang Agus TB saat dihubungi melalui Ponselnya membenarkan penangkapan tersebut. “Pelaku pembacokan bermotif cemburu itu kami tangkap di kampung halamannnya, setelah kami melakukan pengejaran dan berkoordinasi dengan Polsek setempat,” terangnya.

Seperti diberitakan Lensa Indonesia sebelumnya, Imron mengajak keponakannya, Rabu (28/10/2015) sekitar pukul 23.50 WIB, membacok Arifin di Jl Manukan Kasman.

Korban (Arifin) yang berboncengan dengan Nur Laili, langsung dihadang kedua pelaku yang langsung menebaskan pisau ke arah perut hingga usus korban terburai. Korban yang sempat menepis pisau pelaku, mengalami luka parah di tangan. Usai melakukan aksinya, kedua pelaku dengan pengecut langsung melarikan diri dengan berboncengan motor

Sedangkan Nur Laili saat dimintai keterangan petugas Polsek Tandes mengaku, yang melakukan pembacokan terhadap pacarnya adalah keponakan mantan suaminya. “Yang bacok keponakannya, sementara dia (Imron) memegang saya,” tuturnya.

Anggota Unit Reskrim Polsek Tandes dipimpin Kanit Reskrim AKP Bambang Agus TB langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku pemabacokan. @rofik