LENSAINDONESIA.COM: Setelah identitasnya sebagai artis Hollywood yang mengidap HIV AIDS terkuak, Charlie Sheen mengaku merasa lebih lepas setelah publik tahu yang sebenarnya.

Namun, Charlie Sheen kini terancam akan terkungkung dalam penjara sebenarnya. Sebab NY Daily News memberitakan, setidaknya lima mantan pasangan seksual Charlie Sheen hendak menyeretnya ke ranah hukum karena merasa dibohongi terkait keterjangkitan HIV AIDS artis Hollywood itu.

Dalam pengakuannya kepada media, Charlie Sheen menyebutkan selalu jujur akan kondisinya pada pasangan seksualnya dan tak pernah lupa memakai kondom sebelum berhubungan intim agar tak menulari mereka. Namun nyatanya, lima mantan pasangan Charlie Sheen menuduh klaim itu sebagai kebohongan.

Seorang perempuan yang tak mau disebut namanya disebut telah mengontak pengacara di selatan California, beberapa hari kabar HIV AIDS Charlie Sheen terkuak di media massa.

Wanita yang identitasnya dirahasikan oleh sang pengacara itu itu menyebut Charlie Sheen tidak jujur soal status HIV AIDS-nya sebelum meniduri beberapa wanita termasuk dirinya.

Pengacara itulah yang kemudian menghubungi media. “(Pengakuan) ini tidak akan membuatnya dimaklumi. Jika Charlie Sheen berganti nama menjadi Charlie Brown pun, dia tetap bisa dituntut. Dia harus bertanggung jawab atas apa yang dia lakukan,” tegas sang pengacara.

Menurut pengacara itu, apa yang dilakukan Charlie Sheen dengan berhubungan seksual bareng perempuan tanpa mengungkap status HIV AIDS-nya adalah tindakan yang tergolong sebagai kriminal. “Lima perempuan itu ada yang berprofesi sebagai bintang film dewasa, penggemar dan perempuan yang pekerjaannya menemani orang,” sambungnya.

Sang pengacara yang juga tak mau disebut namanya itu menjelaskan, kemungkinan akan ada 10 korban yang mengontaknya untuk mewakili mereka menuntut artis Hollywood, Charlie Sheen itu. Menurutnya, mereka ingin menyeret Charlie Sheen ke ranah hukum namun khawatir jika dirinya tersorot publik. “Karena mereka tidak ingin orangtua mereka tahu dan tidak mau dilabeli tertular HIV AIDS,” ujarnya. @andiono