LENSAINDONESIA.COM: Merger pengembang properti antara Dian Istana Group, Kentjana Widjaja Group dan Avilla Prima Group sesegera rampungkan Marvel City Mall Surabaya berkonsep Superblok yang sempat tertunda 10 tahun diatas lahan 2,6 hektare. Bangunan 4 tower tersebut terdiri dari Universitas Mawar Sharoon, mall dan apartemen, kondominium, hotel, pusat perbelanjaan berikut ballroom yang mampu menampung 2.000 orang.

General Manager Marvel City Mall Surabaya, Heizekel T.J Sitompul mengatakan, trend masyarakat metropolis Surabaya kian gencar ikut arus dengan lifestyle building modern yang menjangkau destinasi kawasan strategis mengusung tampilan elegan di satu lokasi.

“Tenant yang mengisi mall ini terdiri 70 persen dari lokal dan 30 persen dari manca yang mengusung konsep modern style seperti fun world, CGV Blitz, Lotte Mart berikut arena foodcourt kuliner nusantara serta western yang bisa diperkirakan mampu mendulang okupansi gedung sekitar 70% dari 32 tenant yang sudah buka saat ini,” tandas Heizkiel di sela konferensi pers di Marvel City Mall Surabaya, Jum’at (04/12/2015) .

Sementara itu, Direktur Utama PT Assa Land, Ronny Prasetya menjelaskan, mall ini telah mengucurkan investasi sejumlah Rp 2 triliun untuk bangunan, dan untuk tahap awal nilai investasinya mencapai Rp 1 triliun untuk apartemen dan kondomium hotel serta mall dan selanjutnya Rp 600 miliar tahap kedua yang bakal ditargetkan terlaksana di pertengahan tahun 2016 nanti.

“Sekitar 1.200 unit di tower 1 sudah mulai dipasarkan sejak 2 tahun lalu, dan harganya pun semakin naik sesuai pasaran yang ada di Surabaya yang harga jualnya mulai Rp600 juta, kini sudah mencapai Rp800 juta,” imbuh Ronny.@Eld