Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: DPD PDIP berjanji akan mengawal dan menelusuri unsur kekalahan Paslon Dewanti-Masrifah di Pilbup Malang. ‎Janji tersebut diungkapkan Ketua Saksi Bapilu DPD PDIP Jatim, Andi Wirasadi, di Malang, Senin (14/12/2015).

“Kami perlu menelusuri itu untuk mengetahui secara pasti soal hasil Pilbup Malang. Apakah itu murni atau tidak,” kata dia.

Dia menjelaskan bahwa banyak kejanggalan yang terjadi selama Pilbup Malang itu. Dia sebutkan seperti indikasi money politic‎ dan hak-hak politik warga.

Menurut dia, hak politik warga sangat kecil. Sebab, KPU menargetkan partisipasi rakyat sebesar 70 persen.

Namun, lanjut dia, realitanya justru tidak sampai 50 persen. “Bahkan, teman kami dari Fraksi PDIP di Jatim yang warga Kabupaten Malang justru tidak dapat formulir C6,” kata dia.

Dia menjelaskan, itu warga yang merupakan anggota dewan. “Belum lagi, warga biasa,” papar dia.

Selain itu, kata dia, ada temuan money politik. Dia menunjukkan ‎ bingkisan berisi kain batik yang dilengkapi dengan stiker Paslon No 1, Rendra-Sanusi.

Karena itu, kata dia, DPD PDIP Jatim akan mempersoalkan masalah ini lewat jalur hukum. Sehingga, hasil Pilbup Malang itu benar-benar bersih dan demokratis. @aji_dewa_roisky