Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE DEMOKRASI

Mabes Polri bakal panggil pejabat negara `langganan` Nikita Mirzani 

LENSAINDONESIA.COM: Bareskrim Polri mengklaim sudah mengantongi para pengguna jasa PSK prostitusi artis, dengan tersangka mucikari F dan O. Selain sejumlah pengusaha kaya raya, ada beberapa oknum pejabat negara yang bakal dimintai keterangan dalam waktu dekat terkait diciduknya Nikita Mirzani dan mantan Finalis Miss Indonesia 2014, Puty Revita.

Kepala Unit (Kanit) TPPO Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, AKBP Arie Darmanto, mengatakan nama pejabat negara itu sudah cukup familiar di masyarakat, namun belum bisa dipublikasikan. Menurutnya, bila pejabat negara tersebut menggunakan uang negara, maka bisa langsung dikenai pidana.

“Kalau dia menggunakan uang negara, maka kami kenakan pasal 28 dan pasal 12 Undang-Undang Nomor 21 tahun 2002 tentang TPPO, ” terangnya, Senin (14/12/2015).

AKBP Arie Darmanto menambahkan, nama-nama tersebut didapat dari HP milik tersangka mucikari F dan O. Diduga pejabat negara dan pengusaha itu pernah mengeksploitasi secara seksual artis Nikita Mirzani dan Puty Revita

Seperti diketahui, kasus prostitusi kelas kakap ini terungkap dari pengembangan mucikari artis Robby Abbas yang melibatkan Amel Alvie. Dari hasil penyelidikan Satgas TPPO, kemudian melakukan undercover buy dengan tersangka O. Kemudian O dapat memenuhi pesanan artis Nikita Mirzani dan Puty Revita melalui F.

Setelah melakukan kesepakatan dengan syarat mentransfer uang muka sebesar Rp 10 juta, mucikari O meminta kamar di Hotel Kempiski, Jakarta Pusat, Kamis (10/12/2015) pukul 21.00 WIB.

Setelah Nikita Mirzani dan Puty Revita masuk kamar masing-masing dalam keadaan bugil, anggota Bareskrim Mabes Polri yang menyamar sebagai pengusaha batubara akhirnya mengamankan keduanya. @andiono

Baca Juga:  Pertukaran pemuda, Kemenpora kirim 17 delegasi Indonesia ke Australia