Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Kepolisian California, Amerika Serikat, menangkap pemuda 23 tahun yang diduga melakukan pembakaran masjid di bagian selatan California, setelah penembakan massal yang menewaskan 14 orang oleh pasangan Muslim di San Bernardino.

Menurut Departemen Sheriff Riverside County, Carl James Dial Jr ditangkap terkait insiden pembakaran di pintu masuk Islamic Society of the Coachella Valley, Jumat (12/12/2015) lalu.

Otoritas Kepolisian California menyatakan, kebakaran itu tidak menimbulkan korban luka tapi menghanguskan bagian plesteran semen di bagian depan bangunan.

Departemen Sheriff Riverside County yang memimpin penyelidikan pembakaran masjid itu menyebut, Carl James Dial Jr (23) ditangkap di Palm Desert, satu komunitas dekat Coachella dan dijerat dengan pasal melakukan pembakaran, kejahatan kebencian dan perampokan.

Juru bicara Biro Investigasi Federal (FBI) Laura Eimiller menyatakan, FBI ikut menyelidiki pembakaran masjid itu, sebagai kemungkinan pelanggaran hak sipil karena bias agama.

Kebakaran yang diduga dilakukan Carl James Dial Jr, meningkatkan kekhawatiran akan reaksi anti-Islam setelah penembakan massal 2 Desember yang menewaskan 14 orang oleh warga Amerika Serikat Syed Rizwan Farook (28) dan istrinya yang lahir di Pakistan, Tashfeen Malik (29), saat pesta liburan di San Bernardino. @*/andiono