Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Bareskrim Mabes Polri hari ini, Rabu (16/12/2015) sekitar pukul 10.00 WIB, rencananya memeriksa lagi keterangan Nikita Mirzani dan Puty Revita dalam kasus prostitusi artis dengan tersangka mucikari F dan O. Hal ini dilakukan sebagai pengembangan kasus untuk kemungkinan menjerat tersangka lainnya.

Namun jelang diperiksa Bareskrim Mabes Polri, Nikita Mirzani mengaku bingung karena diminta membawa handphone dan pakaian dalam.

Kanit Human Trafficking Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri AKBP Arie Dharmanto yang dikonfirmasi mengenai hal itu cuma memberi jawaban singkat. “Iya,” cetusnya, Rabu (16/12/2015).

Sedangkan Kasubdit Judisila Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Pol Umar Surya Fana mengatakan, kemungkinan Nikita Mirzani diminta bawa HP dan pakaian dalam untuk pelengkap alat bukti. “Kalaupun statement itu benar, pasti untuk memenuhi Pasal 184 KUHAP,” sahutnya.

Seperti diberitakan Lensa Indonesia sebelumnya, kasus prostitusi kelas kakap ini terungkap dari pengembangan mucikari artis Robby Abbas yang melibatkan Amel Alvie. Dari hasil penyelidikan Satgas TPPO, kemudian melakukan undercover buy dengan tersangka O. Kemudian O dapat memenuhi pesanan artis Nikita Mirzani dan Puty Revita melalui F.

Setelah melakukan kesepakatan dengan syarat mentransfer uang muka sebesar Rp 10 juta, mucikari O meminta kamar di Hotel Kempiski, Jakarta Pusat, Kamis (10/12/2015) pukul 21.00 WIB.

Setelah Nikita Mirzani dan Puty Revita masuk kamar masing-masing dalam keadaan bugil, anggota Bareskrim Mabes Polri yang menyamar sebagai pengusaha batubara akhirnya mengamankan keduanya. @*/andiono