LENSAINDONESIA.COM: Meski sudah pernah meringkuk di penjara selama empat tahun dalam kasus peredaran Narkoba, namun hal itu tak membuat kapok Andik (54) warga Jl Sutorejo, Surabaya. Akibatnya kakek yang sudah punya 7 cucu ini kembali ditangkap petugas Unit III Sat Reskoba Polrestabes Surabaya.

Penangkapan terhadap kakek pengedar Narkoba ini bermula ketika petugas Sat Reskoba Polrestabes Surabaya mendapat informasi sering terjadi transaksi Narkoba di kawasan Mulyosari.

Petugas lalu melakukan penyamaran undercover buy dan mengajak kakek pengedar Narkoba ini untuk transaksi. Saat tersangka membawa tiga poket sabu seberat 3,52 gram, dia langsung dibekuk polisi.

Dalam pemeriksaan, pecatan PNS akibat tersandung kasus Narkoba pada tahun 2010 itu menolak disebut sebagai pengedar Narkoba dan mengaku sabu sebanyak itu untuk dikonsumis sendiri. “Saya beli dari bandar yang tak saya kenal seharga Rp 1,2 juta per gram. Tiap transaksi selalu menggunakan sistem ranjau sehingga kami tak saling kenal dan hanya berkomunikasi lewat telpon,” terangnya.

Wakasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Kompol I Wayan Winaya menjelaskan bahwa kakek pengedar narkoba itu merupakan residivis kasus yang sama dan ditangkap pada tahun 2010 lalu menjalani hukuman 4 tahun penjara. “Kami menjerat tersangka dengan pasal 112 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara,” terangnya. @rofik