LENSAINDOINESIA.COM: Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim senjata yang digunakan para teroris pelaku serangan bom di Mall Sarinah Jl MH Thamrin, berasal dari Filipina, sedangkan bom dirakit di Jakarta.

“Senjata diduga dari daerah Mindanao (Filipina). Sedangkan bom yang digunakan pelaku dirakit di salah satu tempat di Jakarta. Nanti segera diumumkan letak pastinya,’ terang Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan.

Menurutnya, ada donatur yang mendanai aksi teror di Jakarta pada Kamis (14/1/2016) kemarin. Aliran dana tersebut berasal dari luar negeri dan belum bisa diungkap.

“Sudah ada laporan dana masuk untuk membantu aksi sejumlah teroris beberapa waktu lalu. Semua sudah kami telusuri itu jalannya,” pungkas Luhut Binsar Panjaitan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (15/1/2016).