Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JATIM RAYA

Pelantikan Risma-Whisnu tunggu kepastian dari Gubernur Jatim 

LENSAINDONESIA.COM: Pelantikan Walikota-Wakil Walikota Surabaya terpilih Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana yang rencananya akan digelar pada 29 Januari 2016 menunggu sikap Gubernur Jawa Timur.

Ketua DPRD Surabaya Armudji mengatakan, sesuai yang direncanakan pelantikan akan digelar pada bulan Januari 2016 ini.

“Waktu itu diinformasikan akhir bulan Januari. Tentunya, nanti tinggal menunggu Gubernur saja mekanisme pelantikannya,” kata Ketua DPRD Surabaya Armudji kepada wartawan di Surabaya, Kamis (14/01/2016).

Menurut dia, prosesi pelantikan Kepala Daerah Kota/Kabupaten dalam Pilkada Serentak dipastikan akhir bulan ini. Hal itu setelah adanya pertemuan Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (Adeksi) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dengan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan sesuai informasi yang didapatkannya, pelantikan pasangan Risma-Whisnu sendiri akan digelar tanggal 29 Januari 2016. Hal itu bersamaan dengan hasil Kepala Daerah Kota/Kabupaten lainnya di Jatim yang tidak tersandung masalah gugatan dan sengketa.

“Yah seperti itu. Tinggal nanti, seperti Gubernur menerima proses pelantikannya,” kata Armuji yang juga Ketua Adeksi ini.

Wakil Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya Didik Prasetiyono sebelumnya mengapresiasi ketegasan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang merencanakan akan mempercepat pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya terpilih Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana pada Januari 2016.

“Terhadap rencana pelantikan terpisah antara daerah yang tidak mengalami sengketa di MK (Mahkamah Konstitusi) dan yang mengalami sengketa MK, kami selaku Jubir Risma-Whisnu menyambut gembira terhadap ketegasan Mendagri ini,” katanya.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sebelumnya di Jakarta, Selasa (29/12) menyatakan sedang mempersiapkan diskusi rapat pimpinan (rapim) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengagendakan pelantikan kepala daerah yang rencananya dilakukan dua tahap.

Bagi daerah yang tidak ada sengketa pilkada pelantikan bisa digelar akhir Januari dan kalau daerah yang ada sengketa menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada akhir Maret.

Seyogyanya, lanjut dia, pelantikan kepala daerah Kota Surabaya tidak tersandera sengketa MK, karena itu penetapan bisa dilakukan pada Januari sesuai UU Pilkada.@wan