Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
HEADLINE JAKARTA

Komunitas Swinger (bertukar pasangan seks) kian marak di Jakarta 

LENSAINDONESIA.COM: Komunitas Swinger kian populer di beberapa kalangan di Jakarta. Kominitas yang anggotanya berbagai kalangan, mulai pekerja kantor, pebisnis, hingga ibu rumah tangga ini memiliki ‘tradisi’ unik, yaitu bertukar pasangan seks.

Aktifitas anggota kelompok ini mulai dari sekadar makan hingga mencari hiburan di sebuah klub malam daerah Jakarta. Biasanya mereka sepekan sekali melakukan pertamuan. Mereka berkumpul bukan hanya mengobrol. Namun bakal berakhir dengan bermain di atas ranjang. Di sana mereka akan bertukar pasangan.

“Ada pertemuan rutin tapi tidak tentu,” kata R, anggota komunitas swinger di Jakarta.

Pria berusia 43 tahun ini, tidak malu-malu saat ditanya soal komunitas saling tukar istri atau swinger. Dia lantas meminta foto perempuan untuk dilihat. Sebagai syarat, R mengirim foto dia bersama istrinya saat sedang berada di sebuah kafe.

Istrinya berbadan sedikit gemuk, berpipi tembam namun berwajah ayu. R mengirim foto melalui pesan BlackBerry saat dia sedang mencium pipi istrinya. “”Ini foto saya, mana foto kamu berdua,” katanya menagih kepada anggota lain yang dituju.

R merupakan anggota komunitas swinger di Jakarta. Sebuah komunitas tukar pasangan untuk bersenggama. Kami mendapatkan kontak BlackkBerry R setelah melakukan penelusuran di sebuah forum di sebuah laman internet. Dia langsung mengiyakan undangan pertemanan dan lantas mengirim pesan menanyakan identitas.

Dengan mengaku ingin bergabung dalam komunitas swinger, R langsung bertanya, “Memang istri tidak keberatan?” Setelah melihat foto dikirim, R memastikan merdeka.com bisa ikut dalam komunitas itu. “Kalian masih muda-muda ya,” ujarnya.

Komunitas swinger mirip kumpulan pesta seks. Kelompok ini amat tertutup tapi benar-benar ada. R mengaku bergabung dengan komunitas swinger karena dia bersama istrinya ingin berfantasi dalam kegiatan seksual.

Mulanya dia urungkan, namun setelah berkomunikasi sang istri juga menyetujui. Lantas R mencari pasangan untuk saling bertukar istri. “Kami mencari kepuasan,” ucapnya.

Baca Juga:  Komisi A DPRD Surabaya hentikan pembangunan SPBU Jalan Pemuda

Ihwal R melakukan swinger dengan bertukar kontak BlackBerry lewat jejaring sosial. Setelah janjian, dia kopi darat. Jika sama-sama cocok pertemuan berakhir dengan bersenggama bertukar pasangan. R bermain dengan istri lain. Sedangkan istrinya bermain dengan suami dari wanita ditiduri R.

“Saling bertukar,” katanya. “Kita sama-sama berada dalam kamar itu.” Tanpa malu dua pasangan manusia beda ikatan hubungan itu berpacu untuk mencari kenikmatan. Sungguh dunia sudah kembali ke jaman belum beragama dulu ya?.@LI-13/mdk/ub