LENSAINDONESIA.COM: Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengunjungi Provinsi Maluku selama tiga hari Rabu-Jumat (16-18/3/16). Kedatangan Wapres  dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla ke Kabupaten Maluku Tengah/Kabupaten Seram Tengah secara khusus ke Pulau Banda dan ke Tual, Kabupaten Maluku Tenggara dengan sejumlah agenda penting.

Di Pulau Banda, Wapres antara lain meninjau Cold Storage dan Pasar Ikan, mengunjungi SMA Negeri I Banda serta Benteng Belgica, silaturahim dengan para tokoh masyarakat Banda di Istana Mini, mengunjungi Benteng Belgica sekaligus menyaksikan Tarian Cakalele di puncak benteng, mengunjungi Politeknik Sumber Daya Perairan dan terakhir mengunjungi Rumah Bung Hatta.

Selanjutnya Wapres dan rombongan menuju Tual, Maluku Tenggara dengan sejumlah agenda yaitu Rapat Tentang Pembangunan Bidang Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku di atas KRI Surabaya sekaligus bermalam atas kapal. Pada Jumat 18 Maret, di Tual, Wapres akan mengunjungi Kapal Siwa Lima, meninjau Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual, meninjau Gedung Pelelangan Ikan, meninjau Gedung Jaring, meninjau Laboratorium dan Kantor Pelabuhan Perikanan, meninjau stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

Wapres juga akan menunaikan ibadat shalat Jumat di Masjid Pemerintah Kota Tual dan setelah itu meninjau Politeknik Perikanan Negara. Di sana akan ada sejumlah agenda, di antaranya pemberian Gelar dan Nama Kehormatan Adat, Peresmian Politeknik Perikanan Negeri berikut mendengar paparan Direktur Politeknik Perikanan Negeri, meninjau Laboratorium, meninjau Main Bridge Fishing Simulator dan seterusnya meninjau Desa Letfuan untuk panen rumput laut.

Pemerintah Provinsi Maluku dan seluruh rakyat Maluku terutama rakyat di Pulau Banda di Maluku Tenggara menyambut gembira kehadiran Wapres Jusuf Kalla dan rombongan. Kehadiran Wapres diharapkan dapat mendorong kemajuan bidang perikanan dan kelautan di wilayah Provinsi Maluku terutama agar Provinsi Maluku semakin eksistensial menjadi Lumbung Ikan Nasional (LIN).

“Kami segenap rakyat Maluku menyampaikan selamat datang kepada Bapak Wapres dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla ke tanah Maluku. Terima kasih atas kedatangan Bapak Wapres dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla. Semoga kehadiran Bapak dan Ibu Wapres mampu mendorong semangat seluruh pemangku kepentingan di bidang perikanan dan kelautan di wilayah Maluku. Kami juga berharap agar kehadiran Bapak Wapres dapat  membantu memberikan masukan sekaligus ikut memperjuangkan pembangunan dan pengembangan perikanan dan kelautan di Maluku yang telah ditetapkan sebagai Lumbung Ikan Nasional,” harap Gubernur  Maluku, Said Assagaf dalam rilisnya, Selasa (15/3/2016).

Wilayah Maluku yang sangat luas dan sebagian besarnya adalah lautan (92 % dari total wilayah Mauku), tentu membuat Maluku menjadi daerah yang kaya dengan hasil laut. Tidak heran Maluku ditetapkan sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN). Tercatat, potensi perikanan Maluku mencapai 1,72 juta ton/tahun, produksi perikanan tangkap mencapai 568.367 ton (2014), produksi perikanan budidaya 512.490 ton (2014).

Wilayah pesisir Maluku juga potensial untuk budidaya rumput laut, ikan kerapu, udang, kerang mutiara, teripang, dan biota laut lainnya yang bernilai ekonomis tinggi, seperti kepiting dan abalone. Tidak hanya bidang perikanan dan kelautan, kehadiran Wapres ini  juga diharapkan dapat membantu mendorong pembangunan di bidang  pembangunan lainnya seperti pertambangan, termasuk pariwisata di Provinsi Maluku.

“Kami memiliki  banyak obyek wisata alam yang menarik termasuk obyek wisata budaya serta sejarah yang menarik di Maluku. Semoga Bapak Wapres dan Pemerintah Pusat memberikan perhatian khusus terhadap pariwisata di Maluku,”  pungkas Gubernur Maluku Said Assagaf.