LENSAINDONESIA.COM: Desainer Indonesia asal Makassar, Ida Noer Haris tidak lelah untuk mempromosikan kebudayaan lewat rancangan busanaya. Apalagi, Ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Sulawesi Selatan ini mengatakan jika Makassar telah diperhitungkan dalam industri fashion, terutama di kawasan Timur Indonesia.

“Perkembangan industri fashion Tanah Air terutama di Kota Makassar memang banyak PR yang harus dikerjakan. Meski begitu, Makassar sudah sangat diperhitungkan dalam industri fashion, terutama kawasan Indonesia Timur,” kata Ida dalam rilis, Minggu (17/4/2016).

Tugas rumah yang dimaksud Ida di antaranya pengembangan dan ekploitasi baju bodo, kain tenun, dan sutra. Tak cuma PR desainer, namun juga tugas bersama bagi pengrajin kain dan pelaku industri fashion lainnya, termasuk pemerintah dalam mengurusi masalah hulu dan hilirnya.

“Jadi bahasa lainnya adalah kita perlu melakukan integrasi dari semua komponen ini untuk semakin menguatkan Industri fashion di Sulawesi Selatan,” ujar desainer yang baru saja mengikuti Jakarta Fashion Week (JFW), Maret lalu.

Kali ini, Makassar jadi tuan rumah even FEMME yang akan berlangsung pada 11-15 Mei 2016 mendatang di Hotel Sheraton. Ini merupakan gelaran fashion terbesar di kawasan timur Indonesia .”Ini merupakan satu kebanggaan bagi kita semua ada even ini,” tuturnya.

Ida akan menyajikan karyanya bertemakan Butterfly, yang diaplikasikan pada baju Bodo, dengan konsep yang lebih kontemporer, sehingga akan sedikit berbeda dari pola baju bodo secara umum. Konsepnya akan membawa baju bodo terlihat lebih elegan.

Selain Ida Noer haris dalam gelaran FEMME 2016 ini, juga akan di ramaikan oleh para designer kenamaan Indonesia seperti Anne Avantie, Poppy Dharsono, Nita Seno Adji, Ivan Gunawan, Misan, Sikie Purnomo, Malik Moestaram, Rudy Chandra, Defrico Audy, Erdan.

Sejumlah artis ibukota juga akan terlibat di antaranya Chintami Atmanegera, Verlita Evelyn dan Luna Maya. Bentuk antusias dari para desainer tersebut untuk hadir dalam gelaran FEMME 2016 ini juga dituangkan dalam sebuah pesan Video , dimana dalam Video berdurasi dua menit tiga puluh sembilan detik tersebut tampak para designer dengan gaya khas mereka masing masing menyampaikan kepada masyarakat Indonesia. @*/licom