Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Trafik data Indosat Ooredoo tumbuh 52 persen lebih
Indosat Ooredoo mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 11,8% pada periode yang sama tahun sebelumnya, rampungnya pembukuan pendapatan konsolidasian sebesar Rp6,8 triliun di triwulan pertama 2016. Foto-Ilust, ist
EKONOMI & BISNIS

Trafik data Indosat Ooredoo tumbuh 52 persen lebih 

LENSAINDONESIA.COM: PT Indosat Tbk (“Indosat Ooredoo”) di awal tahun 2016 mengalami pertumbuhan positif di sisi bisnis layanan data, hal ini ditunjukkan tumbuhnya trafik data hingga 52,5% dibanding tahun sebelumnya. Perusahaan mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 11,8% pada periode yang sama tahun sebelumnya, rampungnya pembukuan pendapatan konsolidasian sebesar Rp6,8 triliun di triwulan pertama 2016.

Pertumbuhan pendapatan Indosat Ooredoo kali ini ditopang dari pendapatan selular yang meningkat sebesar 15,8% di triwulan pertama 2016, hal ini karena peningkatan pendapatan Data, SMS, Telepon dan VAS yang diimbangi penurunan dari benefit interkoneksi. Jumlah pelanggan selular di akhir triwulan pertama 2016 mencapai 69,8 juta pelanggan, meningkat 3,3 juta dibandingkan triwulan pertama 2015 sebab dari kampanye akuisisi agresif setelah persepsi kualitas jaringan meningkat. Penambahan pelanggan utamanya didominasi oleh pengguna data.

“Setelah melalui tahun 2015 dengan hasil yang sangat baik, kita sangat optimis dengan pencapaian tahun 2016 yang mulai terlihat dalam triwulan pertama ini. Walaupun industri di triwulan pertama ini secara musimam memang sedikit melemah, namun hal ini tidak melemahkan semangat kita untuk tetap menjadi yang terbaik. Kita akan jalankan strategi dengan segenap kekuatan untuk memenangkan pertempuran,” ujar Alexander Rusli, President Director and CEO Indosat dalam keterangan tertulis yang diterima Lensaindonesia.com, Rabu (12/05/2016).

Selain itu, lanjut Alexander, EBITDA juga tumbuh 13,7% menjadi Rp2,9 triliun (TW1 2015: Rp2,6 triliun), dengan marjin EBITDA sebesar 43,5%. Beban mengalami peningkatan sebesar 6,7% menjadi Rp5,9 triliun (TW1 2015: Rp5,6 triliun). Pendapatan selular, data tetap (MIDI) dan telepon tetap masing-masing memberikan kontribusi sebesar 82%, 14%, dan 4% terhadap pendapatan konsolidasian Perusahaan.

Dari Pendapatan Data Tetap (MIDI) meningkat 1,0% dibanding triwulan pertama 2015, hal ini didominasi adanya peningkatan kapasitas fixed internet. Lalu pendapatan Telepon Tetap (Telekomunikasi Tetap) turun sebesar 21,4% dibandingkan triwulan pertama 2015 karena turunnya trafik dan menguatnya nilai tukar Rupiah terhadap Dólar Amerika Serikat.@Eld-Licom

Baca Juga:  Kerja sama tiga aspek, Pelindo III optimalisasikan sirkulasi keuangan dengan BNI