LENSAINDONESIA.COM: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu menegaskan jika benda mencurigakan yang ditemui di ruang kerja Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Muhammad adalah jenis sabu dan ekstasi.

“Hasil penelitian laboratorium, benda tersebut benar adanya sabu seberat 0,9 gram dan empat butir pil ekstasi,” kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Bengkulu, Kombes Pol Budiharso, , Sabtu (14/5/2016).

Hari ini, Dirwan diperiksa intensif selama enam jam oleh petugas BNN. Setelah itu, secara sukarela dia berangkat ke Jakarta untuk ikut tes sampel darah dan rambut.

Budiharso menjelaskan, sejauh ini Dirwan Mahmud baru sebatas dimintai keterangan dalam pemeriksaan intensif yang dilakukan petugas BNN.
Usai pemeriksaan selama enam jam di kantor BNN Provinsi Bengkulu, Dirwan Mahmud, secara sukarela menuju kantor BNN di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan laboratorium dengan mengambil sampel dan darah.

Padahal, Dirwan baru tiba dari Jakarta dan di Bandara Fatmawati dia sudah ditunggu tim BNNP. Dia dilaporkan baru melakukan perjalanan dinas ke Yogyakarta.

Kasus ini bermula saat BNN menemukan benda mencurigakan di ruang kerja Dirwan Mahmud, yang dinyatakan BNN sebagai sabu dan empat butir pil ekstasi.

Sabu ditemukan tim saat melakukan penggeledahan di selipan kursi sofa. Sedangkan ekstasi di temukan di bawah lemari es di dalam ruang kerja bupati.@kmp/licom