Advertisement

LENSAINDONESIA.COM: Maskapai Lion Air akhirnya mendapat sanksi pembekuan layanan jasa penumpang dan bagasi (ground handling) di Bandara Soekarno-Hatta. Sanksi ini buntut dari kesalahan mengantarkan penumpang internasional Singapura ke terminal kedatangan domestik, 10 Mei lalu.

Dirjen Perhubungan Udara, Suprasetyo membenarkan sanksi tersebut. “(Pembekuan) Berlaku mulai kemarin,” jelasnya, Rabu (18/5/2016).

Lion Air diberi waktu lima hari untuk mencari solusi penyelesaian pembekuan jasa ground handling ini. Namun, Suprasetyo menjelaskan layanan jasa penerbangan Lion Air masih tetap normal.

Nasib pembekuan ground handling juga dialami maskapai AirAsia yang salah mengantarkan 155 penumpang QZ509 asal Singapura di terminal kedatangan domestik, Senin (16/5/2016) malam lalu di Bandara Ngurah Rai Bali. Dari 47 penumpang yang diantarkan, 1 WN Selandia Baru hingga kini belum melaporkan diri ke Imigrasi.

Penumpang Lion Air dalam penerbangan itu berjumlah 182 orang yang diangkut dengan 4 bus. Tiga bus dibawa ke terminal yang benar yaitu terminal internasional T-2, sedangkan 1 bus dibawa ke terminal domestik T-1. Hingga kini ada 1 warga negara Hongaria yang masih dicari untuk proses clearance imigrasi.@licom