Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
PLN Jatim pastikan pasokan listrik aman selama Ramadan dan Lebaran 2016
Ilustrasi. (ISTIMEWA)
EKONOMI & BISNIS

PLN Jatim pastikan pasokan listrik aman selama Ramadan dan Lebaran 2016 

LENSAINDONESIA.COM: PT PLN (Persero) Distribusi Jatim mengklaim telah melakukan langkah antisipasi terkait pasokan listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang bulan puasa atau Ramadan 2016. Saat memasuki bulan puasa pertama nanti yang penggunaan listrik akan berbeda dibanding hari biasanya juga dipastikan dalam kondisi aman dan terkendali.

Manager Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jatim G Wisnu Yulianto menegaskan pihaknya terus berusaha melakukan terbaik bagi pelanggan listrik di Jatim dalam menyambut ibadah puasa tahun ini. Apalagi, PLN Jatim juga telah mendapat perintah agar menjaga pasokan listrik di Jatim khususnya dalam bulan Ramadan dan Lebaran mendatang.

“PLN Distribusi Jawa Timur siap mengkondisikan pasokan listrik selama Ramadan dan Lebaran. Umumnya di bulan puasa beban puncak penggunaan listrik terjadi saat berbuka puasa biasanya berada pada kisaran 4.800 MW, sedangkan saat sahur menjadi 4.500 MW. Jumlah ini tak beda jauh dengan beban puncak di hari biasa yang berada pada kisaran 4.500 MW hingga 4.600 MW,” tegas Wisnu dikonfirmasi LICOM, Selasa (24/5/2016)

Terlebih, lanjut dia, daya tampung PLN terhadap pasokan listrik di Jatim mengalami surplus mencapai 2.600 MW yang diukur dari daya tampung listrik harian Jatim sebesar 8.600 MW dengan beban puncak harian sebesar 6.000 MW, sehingga dengan angka itu dipastikan pasokan listrik selama Ramadan hingga Lebaran aman dan terkendali.

“Kami terus berusaha melakukan hal yang terbaik bagi pelanggan listrik di Jatim dalam melakukan ibadah puasa. Dan kami telah siap kondisikan pasokan listrik selama Ramadan dan Lebaran agar tetap aman,” jelasnya.

Terpisah, Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jatim Pinto Raharjo juga memastikan selama bulan puasa dan Lebaran nanti pasokan listrik di Jatim masih kondisi aman, sehingga masyarakat diharapkan bisa menjalankan ibadah puasa lebih nyaman dan tenang.

Baca Juga:  Staf KSP tanda tangani pakta integritas

Pinto mengatakan setiap tahun menjelang Ramadan dan Lebaran PLN Distribusi Jatim mengandalkan gardu induk untuk terus dioptimalkan guna kelancaran distribusi energi listrik ke seluruh pelanggan PLN di Jatim. “Kami akan mengoptimalkan jaringan listrik yang menyuplai ke masjid maupun musala,” tambah Pinto Raharjo.

Saat ditanya bagaimana jika terjadi pemadaman listrik di saat Ramadan, Pinto mengaku jika hal itu terjadi maka PLN langsung sigap dan tanggap serta cepat menerjunkan petugas PLN untuk memperbaiki aliran listrik yang padam sehingga tidak sampai menggangu pelanggan.

“Terutama jelang adzan magrib dan makan sahur, PLN akan menjaga betul pasokan listrik tetap aman agar masyarakat dapat khusyuk menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya.

Ditambahkan, sumber listrik untuk wilayah Jatim dipasok dari pembangkit listrik di sejumlah tempat, seperti dari PLTU Paiton (Probolinggo), Tuban, Gresik dan Pacitan.@sarifa