LENSAINDONESIA.COM: Gubernur Jawa Timur Soekarwo akhirnya menggelar operasi pasar besar-besaran menangani harga sejumlah kebutuhan bahan pokok yang melonjak tajam di hampir seluruh wilayah Jawa Timur menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran 2016.

Operasi pasar serentak di seluruh Jatim mulai digelar pada hari ini, Jumat (27/5/2016) dengan menyebar sebanyak 19 truk pengangkut sembako yakni gula, beras, minyak goreng dan tepung terigu untuk dijual ke masyarakat dengan harga pabrik. Operasi pasar besar-besaran ini bakal diberlakukan hingga 1 Juli 2016 mendatang.

“Operasi pasar untuk sembako ini diambil dari enam pabrik dan langsung dijual ke 78 pasar se-Jatim. Ini barangnya, selain stok loh. Untuk stok kita sehari-hari masih aman,” tegas Pakde Karwo (sapaan akrab Gubernur) ditemui LICOM di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (27/05/2016).

Ia berharap dengan adanya operasi pasar yang digelar Pemprov ini bakal bisa menurunkan harga sembako, khususnya harga gula yang sempat melonjak tajam bisa normal kembali.

“Para pengusaha kami harapkan ngerem (berhenti) menarik keuntungan, sehingga harga bahan pokok di pasar stabil,” pintanya.

Operasi pasar yang digagas Pemprov Jatim ini dilakukan di seluruh Jatim dan setiap kabupaten/kota mendapatkan jatah dua pasar, kecuali Surabaya mendapat jatah empat pasar. Yakni di Pasar Wonokromo, Pasar Pucang, Pasar Tambah Rejo dan Pasar Soponyono. Untuk harga empat sembako yang disediakan dipastikan jauh lebih murah, mulai dari beras premium Rp 8700 per kg, minyak goreng Rp 11.300 per liter, tepung terigu Rp 7.200 per kg dan gula putih Rp 11.750 per kg.

Dalam pelaksanaan operasi pasar yang digagas Pemprov Jatim selama 30 hari mendatang ini, sebanyak 78 pasar setiap harinya akan mendapat suplai sembako murah lebih dari 1500 ton. Terdiri dari minyak goreng 650 liter, tepung terigu 100 kg, beras 250 kg dan gula 850 kg.

Selain itu, Gubernur juga mengimbau para pedagang yang menimbun gula agar cepat dijual dan mengikuti harga yang baru. Jika tidak segera menyesuaikan dengan harga yang baru mereka akan rugi besar, karena saat ini pabrik gula di Jatim sudah memasuki musim giling. “Saya berharap harga pokok produksi khususnya untuk gula diturunkan seperti semula Rp 11.750 ribu,” tandasnya

Diketahui, tadi pagi Gubernur Soekarwo juga sempat turun ke sejumlah pasar di Surabaya yakni Pasar Wonokromo dan Pasar Pucang. Pakde Karwo mengamati langsung pelaksanaan penjualan dan melihat antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan operasi pasar ini. Bahkan Pakde Karwo ikut melayani pembeli yang antri dengan tertib dan kebanyakan pembelinya para ibu-ibu.@sarifa