LENSAINDONESIA.COM: Sedikitnya 12 suporter Real madrid atau biasa disebut Madridista dilaporkan tewas dalam serangan teroris saat Nobar (nonton bareng) siarang langsung final Liga Champions di kota Baakouba, Irak Minggu (29/5/2016) dinihari WIB.

Seperti negara-negara lainnya, para Mardridista di kota Baakouba, Irak, saat itu menggelar Nobar final Liga Champions real Madrid vs Atletcio Madrid. Namun sayang, empat teroris mendadak menembaki para penonton Nobar saat babak kedua extra time hampir berakhir.

Akibatnya 12 orang dikabarkan tewas sedangkan 8 lainnya luka berat. Para teroris usai melakukan aksinya langsung melarikan diri dan dikejar pihak keamanan setempat.

Presiden fans klub Real Madrid di kota Baakouba, Ziad Albidani, mengatakan serangan itu mirip yang terjadi sebelumnya di kota Balad. “Serangan ini mirip dengan serangan yang terjadi di awal bulan ini. Dua belas orang tewas dan setidaknya delapan orang terluka,” terang Albidani.

Sebelumnya, peristiwa pembantaian yang sama juga terjadi di kota Balad, 125 kilometar dari Baghdad. Saat itu para pendukung Real Madrid sedang mengadakan acara kumpul bersama sembari menyaksikan rekaman pertandingan-pertandingan lawas. Mereka mendadak ditembaki sehingga 16 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka. ISIS mengklaim sebagai pihak yang bertanggungjawab dalam aksi teror ini. @andiono