Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Ramadhan, PLN Jatim bagikan beasiswa Rp 4 miliar
Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali Amin Subekti saat menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada salah satu mahasiswa Jatim terpilih yang mendapatkan bantuan berupa beasiswa selama 4 tahun. Foto: Sarifa-lensaindonesia.com
CSR

Ramadhan, PLN Jatim bagikan beasiswa Rp 4 miliar 

LENSAINDONESIA.COM: PLN Distribusi Jawa Timur bekerjasama dengan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh (LAZIS) yang merupakan lembaga pengelola atau penyalur amil, zakat, infaq dan shodaqoh pegawai PLN bagi-bagi bantuan di Bulan Ramadhan 2016.

Bantuan yang diberikan di antaranya beasiswa untuk 200 mahasiswa terpilih yang tersebar di sejumlah peruruan tinggi di Jatim.

Acara ini ditandai dengan penandatanganan MoU Beasiswa Cahaya Pintar PLN kepada 200 beasiswa antara Direksi PLN Regional Jawa Bagian Timur Bali dengan Rektor Unair, Unibraw, ITS dan UIN Sunan Ampel Surabaya di Kantor PLN Distribusi Jatim, Jalan Embong Trengguli Surabaya, Kamis (16/06/2016).

Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali Amin Subekti mengatakan program zakat profesi ini wajib bagi seluruh pegawai PLN yang beragama Islam. Sebagian besar zakat profesi ini disalurkan untuk dunia pendidikan.

“Kami minta beasiswa sebagian besar disalurkan untuk mahasiswa sarjana atau diploma, karena pendidikan paling tinggi di S1, setelah lulus S1 mereka bisa mendapat pekerjaan yang layak dan menjadi agent of change,” ungkapnya ditemui LICOM usai acara.

Ia juga berharap beasiswa ini dapat meningkatkan harapan mahasiswa kurang mampu untuk menuntut ilmu yang lebih tinggi. Sementara, General Manager PT PLN Distribusi Jawa Timur Yugo Riyatmo menambahkan setiap mahasiswa yang terpilih mendapatkan beasiswa sebesar Rp 2,5 juta per semester dengan total jumlah beasiswa mencapai Rp 4 miliar selama 4 tahun.

Dalam acara tadi juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Ia mengapresiasi pelaksanaan zakat profesi dari PLN Distribusi Jatim tersebut. Zakat profesi ini sifatnya wajib untuk karyawan PLN yang beragama Islam, yakni dengan memotong 2,5% dari gaji yang diterima. Diharapkan bisa menjadi solusi dalam menolong orang-orang yang kurang mampu.

Baca Juga:  Mahasiswa tolak jamuan makan Gubernur Khofifah, acara dialog di Grahadi ricuh

Orang nomor dua se-Jatim ini juga berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi instansi pemerintah lainnya. “Saya kira ini patut kita apresiasi, dan ini bisa jadi contoh yang baik bagi instansi lain. Asalkan zakat profesi dikelola dengan baik, seperti yang dilakukan PT PLN ini dengan menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi yang kurang mampu”,

Tak hanya bagi-bagi beasiswa, dalam acara ini juga diserahkan pula secara simbolis bantuan sosial untuk Pondok Pesantren Bersih berupa uang sebesar 50 juta rupiah kepada sejumlah Ponpes di Jatim. Lainnya, yakni bantuan untuk Islamic Center Surabaya sebesar Rp 50 juta guna peningkatan infrastruktur dan sarana ibadah.

Sorenya, diselenggarakan acara buka puasa bersama dengan mengundang 300 anak yatim dan dhuafa dari 10 panti asuhan di Surabaya. Total bantuan yang diserahkan kepada 10 panti dan pemberian santunana kepada 300 anak yatim yakni senilai Rp 35 juta. Acara ini juga dilaksanakan serentak oleh PLN di seluruh Indonesia.@sarifa