LENSAINDONESIA.COM : Sungai Bengawan Solo meluap dan merendam perumahan warga hingga ketinggian tiga meter. Akibatnya 72 KK dengan 175 jiwa, di Daleman, Kelurahan Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, harus diungsikan karena rumahnya terendam air bah dari sungai tersebut.

Seorang petugas Palang Merah Indonesia Kabupaten Karanganyar, Parno, di Daleman, Minggu (19/6/2016), mengatakan, warga di di RT 7 yang terdiri dari 33 KK semua diungsikan karena rumahnya terendam air dengan kedalaman antara dua sampai tiga meter.

“Mereka itu diungsikan di tempat saudaranya dan sebagian ada yang mendirikan tenda-tenda di jalan masuk kampung tersebut yang tidak kebanjiran,” katanya.

Dikatakan banjir kali ini memang cukup besar dibanding 2012. “Tahun 2012 di daerah ini juga kebanjiran akibat meluapnya air Sungai Bengawan Solo, tetapi tidak besar seperti sekarang,” kata Kuswanto, salah seorang korban banjir tersebut.

Menyinggung bantuan yang dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar, warga korban banjir mengatakan ada sebagian yang diberikan pinjaman tenda-tenda untuk mengungsi bagi warga yang tidak mempunyai sanak saudara.

“Ya tadi malem juga diberikan nasi bungkus kepada warga untuk makan sahur, untuk selebihnya itu sampai sekarang belum ada lagi,” kata dia.

Air Sungai Bengawan Solo itu mulai meluap sekitar pukul 22.30 WIB Sabtu (18/6/2016) dan setelah itu terus naik, tetapi Minggu dini hari (19/6/2016) mulai berkurang meskipun baru sedikit.@ana/licom