Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Presiden Jokowi akan dinobatkan sebagai Bapak Maritim Indonesia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam diskusi publik "Roadmap Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia" di Hotel Borobudur, Jakarta 29 September 2015. Foto: Istimewa
AKTIVIS

Presiden Jokowi akan dinobatkan sebagai Bapak Maritim Indonesia 

LENSAINDONESIA.COM: Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan dinobatkan sebagai Bapak Maritim Indonesia.

Direktur Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Sri Tutie Rayahu mengatakan, penghargaan diberikan karena Jokowi dinilai memiliki perhatian besar terhadap sektor kemaritiman.

“Penghargaan akan diserahkan bersamaan dengan perayaan Hari Maritim Dunia pada 29 September mendatang,” katanya di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (20/06/2016).

Menurut Sri, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dari pelaku kemaritiman di Tanah Air untuk Presiden Jokowi. Sebab, melalui visi Nawacita, Jokowi ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Peringatan Hari Maritim Dunia tahun ini akan dipusatkan di Turki. Sedangkan di Indonesia, peringatan akan digelar di Politeknik Maritim Negeri Indonesia di Semarang, Jawa Tengah.

“Semoga didukung oleh Kemenristekdikti dan TNI AL,” kata Sri Tutie.

Sementara itu, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir menegaskan bahwa pemerintah mendukung keberadaan politeknik kemaritiman dalam mewujudkan program Nawacita. Dukungan diwujudkan dalam bentuk lapangan pekerjaan dan sertifikasi bagi lulusan maritim.

“10 politeknik akan kami siapkan project untuk semua lulusan harus bisa diterima pasar dengan mekanisme, yaitu lulusannya harus bersertifikat melalui lembaga sertifikasi profesi,” ungkap Nasir.

Menurutnya, lulusan dengan sertifikasi berstandar nasional bakal menunjukkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pemerintah juga menyiapkan 10 pendidikan vokasi berbasis maritim.

“Tahun ini kami sudah menyiapkan 10 pendidikan vokasi atau politeknik yang kami siapkan untuk menyiapkan sumber daya yang siap pakai. Yaitu did bidang kemaritiman, material, elektronik, dan bidang pembuatan kapal maupun bidang pangan,” tandasnya.@LI-13

Baca Juga:  Tingkatkan layanan dan promosi, FIFGroup gelar SAFARI 2019 di Ramayana Sidoarjo