Trending News

By using our website, you agree to the use of our cookies.    
Terima paket berisi 75 ribu butir pil koplo pemuda Tenggilis Mejoyo dibekuk polisi
Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya, Kompol Anton Prasetyo menunjukkan barang bukti 75 ribu butir pil koplo. Tersangka Alan Leonard yang memakai penutup kepala hanya bisa tertunduk saat digelandang ke Mapolrestabes Surabaya. Foto: Rofik-lensaindonesia.com
HEADLINE JATIM RAYA

Terima paket berisi 75 ribu butir pil koplo pemuda Tenggilis Mejoyo dibekuk polisi 

LENSAINDONESIA.COM: Alan Leonard (32) terkejut dan tak berkutik di rumahnya saat tangkap petugas Satreskoba Polrestabes Surabaya, Senin (13/06/2016).

Warga Jl Tenggilis Mejoyo ini disergap petugas saat menerima kiriman paket berisi puluhan ribu butir narkoba jenis Pil Double L (pil koplo).

Sebanyak 75 ribu butir pil Double L tersebut diterima Alan dalam bentuk 2 bungkusan kardus.

Wakasat Reskoba Polrestabes Surabaya Kompol Anton Prasetyo mengatakan, selain mengamankan puluhan ribu butir pil koplo, dari tangan tersangka petugas juga menyita 5 poket shabu seberat 2,39 gram‎ dan timbangan elektrik.

“Dalam penggeledahan di rumahnya, kami temukan dan menyita barang bukti lainnya yakni Narkoba jenis shabu sebanyak lima poket dengan berat keseluruhan‎ 2,39 gram dan timbangan elektrik,” tambahnya.

Rencananya, barang terlarang tersebyt akan disuplai kedaerah Pasuruan dan Sidoarjo.

Kompol Anton Prasetyo mengatakan, penangkapan terhadap Alan dilakukan setelah pihaknya yang mendapat informasi adanya pengiriman paket obat terlarang (Double L), melalui jasa ‎pengiriman Tiki. Pihaknya pun langsung melakukan penyelidikan. Alhasil, informasi tersebut benar adanya.

“‎Setelah melalui proses penyelidikan, anggota mendapat kepastian bahwa barang tersebut dikirim ke rumah tersangka, dan saat menerima paketan tersebut kami tangkap, ” terang Anton.

Sementara tersangka saat ditanya asal muasal barang tersebut, dirinya hanya diam dan menggelengkan kepala.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, petugas menjeratnya dengan pasal berlapis yakni Pasal 114 ayat (1) tentang Narkotika dan Undang Undang kesehatan dan diancam hukuman lebih dari 15 tahun penjara.@rofik

Baca Juga:  30 Negara ramaikan SIAL Interfood 2019 di JIExpo Kemayoran Jakarta