LENSAINDONESIA.COM: Timnas Chile sukses mempertahankan gelar juara Copa America setelah menaklukkan Timnas Argentina lewat babak adu penati pada partai final Copa America Centenario 2016 di MetLife Stadium, Senin (27/6/2016)

Sejak menit awal, Timnas Argentina dan Timnas Chile sudah terlibat duel seru dan keras.

Menit 28, Timnas Chile harus bermain dengan 10 orang setelah Marcelo Diaz diusir wasit Heber Roberto Lopez setelah mendapat kartu kuning kedua akibat melanggar Lionel Messi. Namun menit-43, giliran bek Timnas Marcus Rojo yang dikartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Arturo Vidal.

Sama-sama bermain engan 10 orang, kedua tim yang bermain terbuka dan saling serang gagal menyarangkan gol ke gawang lawan sehingga laga harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Namun pada babak tambahan, Timnas Chile dan Timnas Argentina juga gagal menyarangkan bola sehingga laga harus disudahi dengan adu penalti. Hal ini sama persis dengan edisi final Copa America tahun lalu ketika Timnas Chile bertindak sebagai tuan rumah.

Pada babak adu Penalti, Timnas Chile mendapat kesempatan pertama untuk menendang. Arturo Vidal sebagai eksekutor pertama gagal mengeksekusi penalti setelah Sergio Romero sukses membaca arah tendangannya. Namun Lionel Messi yang menjadi eksekutor pertama Timnas Argentina juga gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya melebar dari gawang.

Kemudian eksekutor Timnas Chile, Nicolas Castillo, Charles Aranguiz, Jean Beausejour dan Gato Silva berhasil menuntaskan tugasnya, namun di Timnas Argentina cuma javier Mascherano dan Sergio Aguero yang sukses menyarangkan bola. Sedangkan Lucas Biglia mengikuti jejak Messi gagal mencetak gol.

Keberhasilan memenangkan gelar juara Copa America Centenario ini seperti dejavu bagi Timnas Chile karena dalam edisi Copa America sebelumnya, mereka juga menang lewat adu penalti melaan Timnas Argentina.

Line up:
Argentina (4-3-3): Romero, Mercado, Funes Mori, Otamendi, Rojo; Biglia, Mascherano, Banega (Lamela 111′); Di Maria (Kranevitter 57′), Higuain (Aguero 69′), Messi

Chile (4-3-3): Bravo; Isla, Medel, Jara, Beausejour; Vidal, Aranguiz, Diaz; Fuenzalida (Puch 80′), Vargas (Castilla 108′), Sanchez (Silva 104′)